Pelajar Dilatih Pengurangan Resiko Bencana di Bener Meriah

REDELONG: Para pelajar tingkat Menengah Atas SMA dan sederajat ikuti pelatihan dasar pengurangan resiko Bencana di sekolah kegiataan ini berlangsung dua hari sejak 27 hingga 28 Maret 2018, Aula SMA Binaan, Panteraya Bener Meriah. Selasa (27/3/2018).

Pelatihan ini diadakan oleh Yayasan KHADAM bekerjasama dengan Forum Pengurangan Resiko Bencana Aceh dan difasilitasi oleh BPBD Bener Meriah. Dihari pertama siswa dilatih pengenalan bencana dan peta resiko bencana, di hari kedua dilakukan simulasi pengurangan resiko bencana.

Kepala BPBD Bener Meriah, Sadra BK ketika membuka kegiatan ini menyampaikan, Pengurangan Resiko Bencana adalah sebuah pendekatan sistematis untuk mengindentifikasi, mengkaji dan mengurangi resiko-resiko bencana. Tujuannya, untuk mengurangi kerentanan-kerentanan sosial dan ekonomi terhadap bencana, meningkatkan kemampuan dan ketahanan sosial dan ekonomi terhadap bencana serta menangani bahaya-bahaya lingkungan maupun bahaya-bahaya lainnya yang menimbulkan kerentanan akibat bencana.

Sebagaimana diketahui, di Bener Meriah kata Sadra terdapat resiko bencana, yakni gempa bumi, angin puting beliung, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, kebakarana gedung dan pemukiman serta letusan gunung berapi.

“Dengan pengenalan resiko sejak dini, maka dampak-dampak dari resiko bencana akan bisa dikurangi seminimal mungkin” kata Sadra.

Sementara itu ketua Panitia, Hadinata, ST, siswa-siswa yang mengikuti pelatihan ini berasal dari berbagai sekolah yang ada di Bener Meriah terutama dari daerah yang rentan terkena bencana. Terutama di kawasan sekitar gunung berapi Burni Telong.(Wien Godank)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!