Pedagang Bakso di Gayo Gelar Deklarasi Bakso Halal Dengan Makan Bersama

0


TAKENGON: Dampak mencuatnya kasus bakso yang mengandung daging babi di Aceh Tengah yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu, yang berakibat merosotnya penghasilan para pedagang bakso di Aceh Tengah dan Bener Meriah,

Komunitas Bakso di Dataran Tinggi Tanoh Gayo gelar makan bakso gratis bersama bersama aparatur pemerintahan, pelajar serta masyarakat umum, Kamis (23/3) bertempat di GOS Takengon.

Sri Waluyo Ketua Komunitas Bakso di Dataran Tinggi Tanoh Gayo mengatakan semenjak kasus bakso mengandung daging babi mencuat, belakangan banyak anggotanya, beralih profesi karena saat berjualan mereka  diusir oleh masyarakat umum.

“Belakangan ini omset penjualan bakso di Aceh Tengah dan Bener Meriah menurun drastis, karena perlakukan oknum yang telah ditangkap oleh aparat kepolisian,” terang Sri Waluyo.

Waluyo mengatakan kegiatan makan bakso gratis ini merupakan upaya mereka untuk kembali bangkit dan meyakinkan “ Kami bisa pastikan bakso yang dijual adalah makanan yang halal seratus persen dan sehat untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Waluyo.

Kedepannya, kata Waluyo pihaknya akan selektif membeli bahan baku daging yang dipasok dari luar Aceh Tengah.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, yang diwakili oleh Kabag Umum Aulia Putra mengingatkan kepada seluruh pedagang bakso untuk hmemperhatikan seluruh tingkatan dalam menyajikan makanan yang sehari-hari dikonsumsi oleh masyarakat, baik kebersihan serta mengurangi zat-zat pengawet yang dapat merusak ketahanan tubuh masyarakat.

“Dengan kegiatan makan bakso gratis bersama ini, semoga akan dapat membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat dengan makanan bakso yang telah lama ada di Aceh Tengah. terang Aulia Putra. (ErwinSP)

Komentar Anda
SHARE