Pasien Sakit Jantung  Kini Bisa Berobat di RSUD Datu Beru Takengon

0

ACEH TENGAH- Setelah diresmikan Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM, Senin, (15/8/2016), masyarakat Kabupaten Aceh Tengah kini bisa bangga dengan adanya alat operasi jantung yang sudah tersedia. Selama ini bagi masyarakat yang terkena penyakit jantung harus bersusah payah keluar daerah.

Grand Opening Unit Laboratorium Kateterisasi yang diresmikan itu adalah unit layanan dan fasilitas untuk pasien-pasien penyakit jantung dengan ditangani oleh dokter-dokter spesialis yang berpengalaman.

“Kedepan sudah tidak usah keluar daerah lagi, bisa menghemat biaya dan langsung di tangani oleh dokter ahli yang ada,” lanjut Nasaruddin didampingi, Kepala RSUD Datu Beru,  Hardy Yanis.

Nasaruddin dalam sambutannya mengatakan, tidak menduga bahwa Aceh Tengah menjadi yang pertama di luar Jawa terkait pengadaan fasilitas bagi penderita penyakit jantung.

“Tentu hal ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kami sendiri, kedepan pembangunan prasarana kesehatan akan terus dikembangkan, terlebih dana untuk pengembangan perencanaan tersebut telah diplotkan dari dana APBA, jumlah dana tersebut mencapat Rp 15 Miliar”, ungkap Bupati Nasaruddin.

 Sementara itu, Kepala RSUD Datu Beru, Hardi Yanis, mengatakan penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa kompromi, oleh karena itu dibutuhkan pendeteksian dan pengobatan penyakit secara serius, jelas Hardi yanis.

Lanjutnya, sebelumnya bagi penderita penyakit jantung di Aceh Tengah membutuhkan waktu yang sangat lama dan tempat yang lumayan jauh jika melakukan pengobatan, yaitu ke luar daerah Aceh, itupun proses tunggu membutuhkan waktu 3 sampai 5 bulan lamanya.

Soft launching dan Grand Opening Unit Laboratorium Kateterisasi di Rumah Sakit Datu Beru, dihadiri dokter konsultan penyakit jantung Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Dr. Muhammad Yamin.(Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE