Pasien Probable Covid-19 Bener Meriah Dirujuk ke RSUZA Banda Aceh

  • Whatsapp
Foto Ilustrasi

KABARGAYO.COM, Redelong: Pihak RSUD Munyang Kute Bener Meriah kembali merujuk seorang pasien BS (24), ia dinyatakan reaktif (Probable) Covid-19 dan telah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

Direktur RSUD Munyang Kute Bener Meriah dr Sritabahhati mengatakan, BS (24) masuk rumah sakit pada Selasa malam dengan gejala klinis yang mendukung sehingga pihaknya melakukan pemeriksaan labolatorium.

Read More

Ia mengaku telah melakukan Rontgen Thorax (Foto dada-red) rapid test. Dari hasil rapid test tersebut hasilnya reaktif Covid-19. Setelah ditelusuri lebih jauh, (BS) tinggal dengan bibinya.

“Kebetulan bibinya itu baru saja meninggal di Rumah Sakit Datu Beru Aceh Tengah,” kata Sri Tabahati, Rabu (22/07/2020) di Redelong.

Lebih lanjut kata dia, (BS) mengaku tidak pernah keluar kota, serta kontak dengan pasien kasus konfirmasi Covid-19.

“Tapi, ada keluarganya yang datang dari Pulau Jawa, oleh karena itu, bisa kita ambil kesimpulan bahwa pasien tersebut probable” katanya.

informasi yang diperoleh media ini, bibinya BS sebelumnya meninggal dunia beberapa hari yang lalu di Rumah Sakit Datu Beru Takengon, Aceh Tengah, dengan indikasi medis Diabetes Melitus (DM).

Menurut Sri Tabahati, jika pasien probable urutanya harus di rawat di rumah sakit rujukan sehingga (BS) langsung dirujuk ke RSUZA Banda Aceh sebagai rumah sakit rujukan agar bisa di lakukan tes swab. 

“Pedoman terbaru tentang Covid-19, sekarang ini  sudah mengacu kepada protokol revisi 5 dan  berdsarkan Protokol revisi 5 itu pasien tidak lagi disebut  ODP, PDP melainkan suspek, probable dan kasus konfirmasi.” jelas Sritabahati.

Pihaknya juga mengaku saat ini lebih mengedepankan kepada gejala klinis dan pasien (BS) termasuk pasien dengan gejala klinis yang mendukung. (KG88)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts