Pangdam IM: Prajurit TNI Harus Bisa Menjaga Netralitas

REDELONG: Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) Mayjend TNI Teguh Arief Indratmoko didampingi Ketua Persit KCK PD IM Ny. Cut Soraya Teguh Arief Indratmoko melaksanakan kunjungan kerja diwilayah Kodim 0106/Ateng untuk memberikan pengarahan kepada Ribuan Prajurit TNI dan Persit jajaran Korem 011/LW dan Brigif 25/Siwah yang bertempat di gedung Resi Kp. Wonosobo Kec. Wih Pesam, Bener Meriah, Senin ( 10/12/2018 ).

Dalam pengarahannya Pangdam IM menyampaikan visi misi yang terdiri dari empat suku kata yaitu “ Taqwa, Solid, Profesional dan Humanis”, Taqwa artinya menjalankan ajaran agama dengan benar sekaligus bisa berinteraksi dengan kearifan lokal Aceh yang religius, Solid berarti harus bersatu dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan tugas, Profesional yaitu melaksanakan tugas dalam koridor yang jelas, Humanis artinya menggunakan pendekatan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Postur Tubuh yang harus dimiliki Prajurit  diantaranya program barbel tangan, push up, sit up, dumble, pull up, tangan berotot, tidak boleh gemuk, penampilan harus baik, selain itu jaga dan tingkatkan prestasi seperti anggota Kodim 0106/Aceh Tengah Praka Zulkarnaen yang mendapat Medali pada kejuaraan lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) Ke-28 di Malaysia dalam kategori menembak karaben, Tutur Pangdam IM.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IM menegaskan, terkait Pemilu 2019, baik Pilleg maupun Pilpres setiap Prajurit harus bisa memegang teguh dan memedomani netralitas sebagai penjabaran maupun pelaksanaan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, sehingga tidak ada toleransi bagi pelanggar, jika masyarakat menemukan ada oknum prajurit TNI yang tidak netral bisa melaporkannya kepada Satuan.(REL)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!