Pagi Dinas Perdagangan di Demo, Sore Bupati Shabela “Gelar” Rapat

  • Whatsapp
Pedagang Gedung Putih Pasar Paya Ilang Takengon saat berjualan di depan dinas perdagangan (Photo/Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon; Pagi kemarin belasan perempuan dengan pakaian seadanya mendatangi kantor Dinas Perdagangan, meminta tanggungjawab atas janji palsu yang sudah dilontarkan kepada para penjual sayur.

Janji palsu yang dilontarkan Mawardi Munthe terkait dengan pedagang sayur yang di luar “Gedung Putih” Pasar Paya Ilang belum dipindahkan kedalam. Dengan “berseraknya” para pedagang di pingir badan jalan selain mengangu arus lalu lintas juga membuat kerugian besar bagi pedagang didalam gedung putih.

Read More
Lapak didalam Gedung Putih, Pasar Paya Ilang terlihat kosong (photo/Kabargayo)

Mawardi Munthe menghadapi pendemo yang berjualan di depan kantornya dengan “dingin” mengatakan memang ada janji yang belum dipenuhinya. Dan itu akan segera berkoordinasi dengan Assisten II untuk mencari jalan keluar.

“Saya berjanji akan segera menepati dengan memasukan pedagang “liar” di luar gedung putih kedalam beberapa hari ini,” demikian kata Marwandi Munthe.

Terlepas dari situasi itu sore hari, Bupati Aceh Tengah melakukan rapat evaluasi terkait kinerja jajaran di tahun 2021 lalu. Memang belum ada bocoran terkait Mawardi Munthe ditegur oleh Shabela Abubakar.

Namun aksi ibu-ibu pasar itu sudah membuat kuping pimpinan daerah itu memerah ketika mendengar ada aksi.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar didampingi Sekretaris Daerah, Subhandhy, AP., M.Si memimpin rapat awal tahun bersama Staf Ahli Bupati dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Aceh Tengah Tahun 2022, (4/1) sore.

Dalam rapat perdana di Tahun 2022 itu, Bupati Shabela mengapresiasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan kinerja para pejabat termasuk pegawai dibawah jajarannya. Beliau meyakini seluruh OPD sudah bekerja dengan baik dan sesuai dengan tupoksi dan pencapaian visi misi kepemimpinan Shabela-Firdaus.

“Selama Tahun 2021 kemarin, kita sama-sama bisa mengukur bagaimana kinerja dan pencapaian program kegiatan sesuai Visi Misi Shabela-Firdaus. Saya rasa sudah cukup baik, namun masih banyak yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi,” ujar Shabela. (KG45)

  • Whatsapp

Related posts