Pabrik  Kopi Bale Simpang Tiga Redelong Nyaris Dilalap Si Jago Merah

REDELONG :   Pabrik  pengiling Kopi di Kampung Bale hampir  saja  dilalap sijago merah, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 wib. Hal tersebut disampaikan Zuhri Bale sang pengelola Pabrik pengiling Kopi tersebut pada Kabargayo Selasa ( 4/7/2017) di Pabrik Pengiling Kopi Bale Kampung Bale Simpang Tiga Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Juhri menuturkan, tadi pagi sekitar pukul 09.00 wib saat saya menjemur biji kopi tiba-tiba terdengar suara dentuman yang begitu keras berasal dari gudang pembakaran sampah di belakang pabrik pengiling Kopi ini, mendengar suara ledakan yang begitu keras saya pun melihat kebelakang pabrik yang tidak jauh dari lokasi penjemuran ini saya kaget melihat api yang menyembur sampai diatas atap gudang pembakaran  sampah kopi tersebut. Kata Zuhri.

” Saya melihat api menyembur keatas dari gudang pembakaran sampah kopi, lalu saya mengambil selang air menyirami dinding pabrik yang berkontruksi papan agar api tersebut tidak merayap kesana ” Ujar Zuhri.

Zuhri menambahkan, gudang tersebut memang dibangun untuk membakar kulit bekas kopi yang sudah digiling, dan sudah 4 tahun lamanya sejak gudang itu ada api terus menyala untuk membakar kulit gabah kopi yang digiling. Namun selama 4 tahun ini tidak pernah terjadi hal seperti ini dan ada ledakan seperti tadi , saya menduga suara ledakan tersebut terjadi  dari keling bekas atau jerigen bekas yang dibuang orang kedalam gudang pembakaran itu sehingga meledak. Tutur Zuhri.

Lebih lanjut Zuhri mengatakan, kemudian tetangga yang berada disebelah  Pabrik ini menelepon Pemadam Kebakaran dan selang tidak berapa lama 3 unit mobil Pemadam sudah sampah ke lokasi kebakaran dan berhasil memadamkan api dengan cepat. Sebut Zuhri

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Bener Meriah  Sadra. BA melalui Kasi Pemadam Kebakaran Zamaludin, SH membenarkan bahwa tadi pagi telah berhasil membuat memadamkan api yang hampir membakar pabrik pengiling Kopi di Kampung Bale.

Zamaludin mengatakan, Saya mendapatkan informasi dari radio ( HT) bahwa ada kebakaran dan saya langsung menginformasikan keseluruhan POS Pemadam agar meluncur ke KTP.  Ungkap Zamaludin. 

Beruntung api cepat dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bener Meriah, yang menurunkan 4 unit mobil Pemadam kebakaran dari pos utama, pos pondok baru, pos Lampahan, dan pos Singah Mulo. Papar Zamaludin.

Lebih lanjut Zamaludin mengatakan, kita berharap kepada masyarakat bila terjadi musibah kebakaran cepat-cepat melaporkan kepada kita ( Pemadam Kebakaran), agar petugas Pemadam kebakaran cepat meluncur ke lokasi dan berupaya memadamkan api jangan tugu sampai setengah jam dulu api menyala  baru melaporkannya. Pinta Zamaludin.

” Selama ini ada kesan  Pemadam kebakaran di mata masyarakat terkadang miring seolah-olah Pemadam tidak ”  siaga, lalai, dan air di mobil kosong” itu sama tidak benar kami selalu siap siaga meski pun fasilitas yang kita miliki belum memadai bila dibandingkan dengan daerah lain,  untuk petugas saja kita hanya memiliki satu jaket tiap satu regu padahal kalau untuk standar petugas meskinya memakai jaket anti air helom khusus, namun insya allah walaupun kita dengan fasilitas seadanya tetap siaga untuk menjalankan tugas” tandas Zainudin. (Gona)

Komentar Anda
SHARE