Otak Pelaku Kasus Rp 350 Juta Ditangkap Satuan Reskrim Aceh Tengah

TAKENGON: Polres Aceh Tengah berhasil ungkap kasus penipuan dan dan pencurian Rp 350 juta yang sempat menghebohkan khalayak. Setelah melakukan pemburuan, Satuan Reskrim Polres Aceh Tengah berhasil menangkap pelaku, yang berinisial IS (39) dan AE (59), sementara dua tersangka lainnya yakni RR (26) dan RO (36) masih buron.

IS ditangkap di Sumber Rejo, Timur, kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang Medan, Sumatera Utara pada 4 Januari 2018 sementara AE ditangkap di kecamatan Sianok, Kabupaten Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada 8 Januari 2018.

Baca: Warga Takengon Dihipnotis, Rp 350 juta “Hangus

Kedua tersangka diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP.B/05/1/2018/SPKT, tanggal 9 Januari 2018. Yakni dugaaan penipuan atas nama korban bernama Damai, yang menyebabkam korban kehilangan uang Rp 350 juta.

Modus yang digunakan pelaku adalah pura-pura menjual barang aktif yakni batu delima dan mengatakan batu delima tersebut ada dirumah pelaku serta menjanjikan nilai batu delima itu akan naik berlipat-lipat. Diimingi hal tersebut korban kemudian tergiur mengambil uangnya di Bank dan menyerahkan kepada pelaku, ditengah perjalanan pelaku meminta korban untuk Sholat dan berdoa, yang pada saat bersamaan pelaku kemudian kabur melarikan uang korban.

” Tersangka adalah pemain lama, dan beroperasi antar provinsi bahkan tergolong skala nasional dan dalam melakukan kejahatan dengan membentuk tim” jelas Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi, dalam konferensi pers yang digelar, Selasa 20/2/2018, bertempat di Mapolres setempat.

Setelah mendapatkan laporan Satuan Reskrim Polres Aceh Tengah kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran dengan dibantu oleh Sat Reskrim Polresta Medan, berdasarkan hasil rekaman CCTV polisi kemudian memastikan tersangka pelaku adalah IS yang sedang berada di Medan, IS kemudian berhasil ditangkap.

Hasil dari intograsi polisi kepada IS, polisi berhasil mendapatkan informasi tersangka pelaku lainnya yakni AF berada di yang berada di Sumtera Barat, selang empat hari kemudian Polisi kemudian menangkap AF.

” Komplotan pelaku kejahatan ini masih mempunyai hubungan pertalian saudara “jelas Kapolres. Atas perbuatan mereka para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun.

Baca: Tersangka Kasus Rp 350 Juta Pelaku Kriminal Antar Provinsi

Dari kedua pelaku yang berhasil diringkus, polisi mengamankan Barang Bukti, uang Rp 5 juta peçahan 100 ribu, kartu ATM dan STNK sepeda motor merek Honda dengan nomor registrasi BK 3929 AG.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Fadhilah mengatakan otak dari Pelaku adalah AE, yang juga tersangka dalam kasus tindak pidana, penipuan yang dilakukannya di Takengon pada 9 Pebruari yang kejadian berlangsung pada 28 Nopember 2017.

Sementara itu, kedua tersangka lainnya yang masih buron adalah RR (26) dan RO (36), saat ini keduanya sedang dalam pengejaran polisi. (Wein Pengembara)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!