Ormas dan Mahasiswa Gayo Tuntut Penista Suku Gayo Dihukum

TAKENGON-   Masyarakat Aceh Tengah yang merasa tidak terima, dengan adanya postingan komentar dari salah satu akun pengguna jejaring sosial Facebook dalam sebuah grub bernama Informasi Bangsa Aceh, yang dinilai menghina serta melecehkan Suku Gayo dan Nias, menyebabkan sejumlah Ormas Gayo dan Mahasiswa serta element komunitas masyarakat melakukan aksi demo menuntut konsekwensi dan sanksi hukum terhadap pelaku pelecehan dan penghinaan etnis Gayo tersebut dihalaman Kantor DPR Kabupaten Aceh Tengah, Rabu 5/4/2017.

Aksi demo sejumlah Organisasi Masyarakat dan Mahasiswa serta element kemasyarakatan Gayo lainya, juga melibatkan Komunitas Masyarakat Aceh Pesisir (KMAP) Aceh Tengah, sebelumnya berlangsung dijalan depan halaman Polres Aceh Tengah.

Aksi demo berlangsung tertib dan terkendali, dalam aksi tersebut bertujuan menyampaikan tuntutan hukum terhadap M.Haikal yang diduga melakukan pelecehan dan penghinaan terhadap suku Gayo. Pendemo kemudian melanjutkan aksi menuju kantor DPRK Aceh Tengah, untuk kembali melakukan orasi dihalaman kantor tersebut.

Muzakir selaku ketua KMAP Aceh Tengah yang di wawancara wartawan, dalam pernyataanya menyampaikan sikap bahwa pihak Komunitas Masyarakat Aceh Pesisir Kabupaten Aceh Tengah, “Saat ini tidak mentolerir dengan apa yang telah dilakukan oleh M.Haikal, KMAP juga saat ini sedang melakukan pelacakan terhadap Haikal”, menurut Muzakir pernyataan Haikal tersebut telah menimbulkan kontroversi yang berakibat perpecahan terhadap kesatuan Bangsa, sehingga dirinya bersama rekan-rekan mewakili KMAP, ikut aksi turun kejalan berorasi tuntut hukum dan adili Haikal. Demikian yang dikatakan Muzakir kepada media. (ErwinSP)

Komentar Anda
SHARE