Operasi Zebra di Aceh Tengah Polisi Temukan 491 Pelanggaran

TAKENGON: Dari hasil Operasi Zebra Rencong 2017 di Aceh Tengah diketahui pelanggar lalu lintas didominasi oleh mahasiswa dan pelajar. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi didampingi oleh Kasat Lantas, AKP Radhika Angga Rista saat konferensi pers di Mapolres setempat. Senin (20/11/2017).
Kapolres mengatakan selama 14 hari Operasi Zebra Rencong digelar di Aceh Tengah, Satlantas Aceh Tengah temukan temukan 491 pelanggaran, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya atau naik 65, 98 persen.

Selama 14 hari polisi melakukan tilang kepada pengendara pelanggaran baik yang kasat mata, seperti tidak memakai helm, menerobos lampu merah, melawan arus maupun tidak memiliki atau SIM mati, STNK, kaca spion dan knalpot tidak sesuai standar SNI.

” Hasil operasi didapati pelanggar lalu lintas dengan tilang berjumlah 491 pelanggaran, SIM 70 lembar, STNK 320 lembar dan Ranmor 102 kendaraan roda dua untuk diamankan dengan 374 pelanggar lalu lintas” sebut Kapolres.

Ia menambahkan, pelanggaran ini naik dari sebelumnya, yang hanya 167 pelanggaran artinya pelanggaran naik 65, 98 persen.”Selama pelaksanaan operasi Zebra, Polres Aceh Tengah salah satu Polres yang tidak mengalami kecelakaan”sebut Kapolres.

“Pelanggaran dominan pada usia pelajar dan mahasiswa. Ini merupakan tugas semua pihak agar tidak ada lagi pelanggaran” sebutnya.

Sementara itu Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista mengatakan Polres Aceh Tengah juga berhasil mengungkap kasus Narkotika yang berawal dari kasus Tabrak lari di depan Polres Aceh Tengah.

“Berawal saat kita mendapatkan laporan polisi mengenai kasus Tabrak lari tersebut dan dlakukan pengejaran oleh unit laka yang kemudian petugas menemukannya di Simpang Asrama, setelah dilakukan penggeledahan di dalam dompet tersangka ditemukan Narkotika jenis ganja sejumlah 2, 86 gram dan Sabu 0,60 gram” sebut Kapolres.

Selama operasi yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia anggota Polres Aceh Tengah juga juga mengamankan dan menyita puluhan knalpot racing dan sejumlah plat BL “Aneh” yang kemudian dimusnahkan dengan cara dipotong di Mapolres setempat.(Arsadi L)

.

Komentar Anda
SHARE