Olah Raga Paralayang dan Pemandangan Indah Gunung Merah Putih Bener Meriah

REDELONG:Sebanyak 4 orang dari tim Paralayang Sumatera Barat, didampingi Kadis Komikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Bener Meriah Irmansyah, S.STP meninjau lokasi gunung Merah Putih, di kampung Bale Redelong, Kecamatan Bukit, Bener Meriah. Rabu, 14 Maret 2018.

Survei lokasi tersebut bertujuan untuk kegiatan Paralayang yang akan direncanakan sebagai tempat paralayang tingkat nasional dan internasional pada tahun ini. Keempat orang tersebut adalah Heri Suseno sebagai Instruktur, Hendra Chimin, Danta Airo dan Wai Ngopo.

Menurut salah satu Instruktur tim tersebut, Wai Ngopo, menyampaikan dirinya sangat terkejut melihat keindahan Susana dari gunung itu. Tidak hanya itu, tempat tersebut cukup bagus bila dijadikan tempat wisata terlebih wisata Para Layang.

“Luar biasa, bagus sekali ini tempatnya. Tampaknya gunung ini lebih tinggi dari tempat yang sebelumnya,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemandangan, suasana dan tempat yang terdapat pada gunung Bukit Merah Putih ini, cocok untuk dijadikan Para Layang pada nasional dan internasional.

Paralayang ini menunjuk sendiri tempat landasan yang akan ditujuinya bila terjun dari atas gunung tersebut. Terdapat beberapa tempat atau lokasi untuk dijadikan tempat mendarat yang cukup bagus, seperti bisa lapangan Babussalam, lapangan bola Delung, kampung Tunggul Naru, Bale Atu, Bandara Rembele dan lain-lainnya.

Pada saat yang sama, Kadis Kominfo Irmansyah S.STP menyampaikan, bahwa tanggapan sharing yang telah dilakukan bersama paralayang tersebut mendukung program yang akan dicanangkan.

“Kami akan menyampaikannya kepada bapak Bupati Bener Meriah, untuk mendiskusikannya lebih lanjut. Karena memang sudah beberapa tahun ini, lama sekali belum terawat sepenuhnya,” tutupnya.

Jalan Menuju Bukit Merah Putih Memperihatinkan

Jalan menuju puncak Bukit Merah Putih (bur BM), kampung Bale, kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah tidak terawat dan cukup memperihatinkan. Pasalnya jalan menuju lokasi tersebut tidak terawat dan membahayakan bagi pengguna jalan kendaraan.

Selain itu, keberadaan jalan bur BM tersebut dihiasi semak belukar yang sebagian tingginya mencapai dua meter. Hal ini dikarenakan, sudah beberapa tahun lalu tempat ini tidak ada yang merawat dan melestarikannya dengan baik.

Meskipun demikian, salah satu tim Para Layang Sumbar Hendra Chimin, terinspirasi melihat suasana Bukit Merah dari ketinggian 1500 MDPL. Ia juga menyatakan bahwa tempat tersebut layak dijadikan tempat wisata yang bagus, juga sebagai tempat kejuaran tingkat nasional dan internasional.

“Ikonnya bagus sekali. Cocok dijadikan tempat kejuaran Exi dan terbang jauh-jauhan,” kata Chimin.

Tidak hanya itu, Chimin mengakui bahwa tempat tersebut sangat pantas dijadikan tempat wisata di Bener Meriah. “Karena tempatnya cukup bagus. Menariknya adalah, tidak kalah indah dengan tempat wisata yang lainnya,” kata Chimin, yang juga merupakan salah satu ahli dalam pembuatan tempat wisata di beberapa daerah. (Win Godank)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!