Nasib Supir Dam Truck di Bener Meriah, Bertahan Ditengah Sepinya Job

  • Whatsapp

KABARGAYO.COM, Redelong: Para supir dam truck di Bener Meriah terpaksa harus “mengelus dada” dengan kondisi yang sedang mereka hadapi saat ini. Disatu sisi job sepi, sementara disisi lain kebutuhan ekonomi terus mendesak. Tak ada pilihan lain, para supir ini masih tetap bertahan seraya berharap keadaan membaik.

Lesunya roda perekonomian akhir-akhir ini ditambah lagi situasi wabah Covid-19 yang tengah melanda membuat para supir angkutan ini pusing tujuh keliling. Namun, semangat mereka belum pudar demi asap dapur tetap mengepul.

Read More

Ajwin ABL, Ketua Koperasi Gayo Pratama Mandiri kepada Kabargayo menuturkan, dari 406 Dam Truk yang terdaftar di Organda Bener Meriah sebagian besar mengeluhkan sepi job, sementara kebanyakan dari mereka masih mempunyai tunggakan kredit mobil.

“ Sebenarnya jumlah Dam truck di Bener Meriah lebih dari 406, namun belum terdaftar di Organda, penghasilan mereka terancam karena sepinya pekerjaan”kata Ajwin yang juga ketua Organda Bener Meriah, Senin (8/6/2020).

Para Supir Dam Truck di Bener Meriah saat saat musyawarah pembentukan koordinator Kabupaten, Selasa (8/6/2020)

Para supir Dam Truck Bener Meriah membentuk ketua Koordinator tingkat Kabupaten mengingat sulitnya pekerjaan. Harapnya dengan pembentukan koordinator Kabupaten para supir angkutan di Bener Meriah dapat kompak dan bersatu menyikapi terkait pekerjaan.

Ajwin mengeluhkan sebagian perusahaan yang berasal dari luar dan melakukan pekerjaan di Kabupaten penghasil kopi ini tidak memberdayakan para supir Dam truck di Bener Meriah.

“Kita bukan melarang perusahaan dari luar untuk bekerja di Bener Meriah, tapi kita minta diperhatikan para supir dam truck local, agar mereka juga punya pekerjaan”ungkapnya.

” Keadaan mereka makin diperparah dengan wabah covid-19 sementara sampai detik ini para supir dam truck di Bener Meriah tidak ada mendapatkan bantuan dari Pemerintah”ungkap Ajwin.

Senada dengan Ajwin, Ketua KSU Meriah Jaya Abukari Arireng yang juga Bendahara Organda Bener Meriah menyebutkan tidak seperti daerah lain, di Bener Meriah tidak belum ada regulasi yang mengatur tentang pemerdayaan para supir Dum truck.

“ Kita sebenarnya berharap pemerintah memberikan perhatian untuk nasib para supir dam truck” harap Abukari.

Sementara Ajwin menambahkan, dirinya berharap para supir Dam Truk yang ada Bener Meriah, tidak mudah terprovokasi ditengah kondisi sulit yang dihadapi saat ini.

”Kepada supir Dam Truk di Bener Meriah saya meminta untuk menyikapi kondisi ini dengan kepala dingin dan tidak mudah terprovokasi atau mudah terpancing bisa bisa memperkeruh suasana”harap Ajwin. (KG78)

Related posts