Nasaruddin Tekankan Panitia Pacuan Kuda Antisipasi Perbuatan Melanggar Syariat Islam 

0

TAKENGON:Mempersiapkan pelaksanaan HUT ke-72 RI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai unsur terkait di ruang kerja Bupati Aceh Tengah, Selasa 1 Agustus 2017.
Rapat langsung dipimpin Bupati Nasaruddin dan dihadiri  Wabup Khairul Asmara, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0106 Mayor Inf Ade Munandar, Kabag Ops Polres Aceh Tengah Kompol Beny MA SIk, Dansubdenpom IM Kapten Cpm Aminoto, Asisten Pemerintahan dan Kesajahteraan Rakyat Drs Mursyid MSi, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Amir Hamzah MM dan sejumlah kepala SKPA terkait, serta pengurus HMI Aceh Tengah.

“Peringatan upacara HUT RI merupakan kegiatan normatif yang kita laksanakan setiap tahun, alhamdullilah selama ini sudah berjalan baik, jikapun ada kekurangan akan kita tingkatkan lagi,” ujar Nasaruddin mengawali rapat.

Nasaruddin memberi perhatian khusus dalam rangkaian kegiatan menyemarakan HUT RI tahun ini, yaitu pada kegiatan karnaval budaya dan pacuan kuda tradisional Gayo yang selalu dilaksanakan tiap tahun.

Terkait itu, Nasaruddin meminta kepada dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Disparpora Aceh Tengah untuk mempersiapkan kegiatan dengan baik, terlebih fasilitas lapangan pacuan kuda HM Hasan Gayo Blang Bebangka Pegasing harus menjadi perhatian serius seluruh panitia.

Nasaruddin juga menekankan agar panitia bekerjasama untuk mengantisipasi timbulnya perbuatan melanggar syari’at Islam, seperti judi, miras hingga khalwat.

“Panitia harus menjamin tidak ada lagi judi di arena pacuan kuda. Dan menyangkut pelayanan, MCK dan air harus tersedia secukupnya begitu juga mushola bila perlu ditambah lagi,” ujarnya.

Sementara itu Wabup Khairul Asmara lebih menyoroti jalur lalu lintas dan tata ruang lapangan seperti tempat parkir kendaraan dan lapak jualan pedagang.

“Selama ini sudah baik, namun perlu ditingkatkan, atur jalur lalu lintas kendaraan lebih baik lagi dan kasih ruang bagi pejalan kaki. Begitu juga pintu masuk dan keluar lapangan gunakan beberapa jalur jalan alternatif sehingga kendaraan tidak macet terutama di simpang uning,” katanya. (REL)

Komentar Anda
SHARE