Nabila dan Desi Murid SD Negeri Bale Atu ” Hipnotis”Penonton,  Hadirin Menangis 

 

REDELONG : Bak  di Hipnotis, Tumpah ruah air mata para peserta Festival Seni Pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA.  Serta dewan guru pendamping bahkan hadirin yang menyaksikan. Takala anak murid  Masniar, S.Pd Kepala Sekolah SD Negeri Bale Atu Simpang Tiga Kecamatan Bukit  tampil sebagai peserta dalam seni pepongoten/ ratapan, di Fentas festival seni pelajar tersebut Rabu ( 19/10 ) di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bener Meriah. 

Pepongoten yang di tampilkan dua gadis cilik asal sekolah SD Negeri Bale Atu, Nabila Kasih dan Desi Nurul Padila, menyampaikan pesan nasehat orang tua pada anaknya yang akan membina rumah tangga baru ( pengantin baru ). Yang senantiasa di lakukan masyarakat gayo sebagai rangkaian edet. Penghayatan dan penyampaian pesan nasehat serta mimik raut wajah kedua gadis cilik tersebut pada saat dalam penampilan mereka mampu menghanyutkan seluruh hadirin yang berada di sana yang tanpa sadar tenggorokan terasa tercekik dan mata berkaca-kaca yang menandakan rasa sedih dan rasa haru telah memuncak yang akhirnya air mata pun menetes membasahi pipi. Aksi kedua gadis cilik itu juga tak  ayal membuat dewan juri dan dewan guru pendamping pun meneteskan air mata mereka. 

Salah seorang seniman gayo Kamaddin, S.Ag. Pada Kabargayo ( 19/10 ) di areal Festival fentas Seni. Mengatakan pepongoten yang di tampilkan SD negeri Bale Atu begitu menyentuh perasaan, sehingga wajar kalau semua orang yang menyaksikannya meneteskan air mata karena itu lah makna yang sebenarnya dalam pepongoten ( tangisan ). Ujarnya. 

Penampilan anak murid  SD negeri Bale Atu tersebut sanggat bagus, karena selain pesan nasehat yang di sampaikannya melalui penampilannya dalam  pepongoten juga sesuai dengan makna yang disebut pepongoten pada  edet gayo  ( adat ), jelasnya.  

Festival Seni Pelajar yang telah berlangsung selama sepekan tersebut di iringi alat musik Keboyd Julita Musik.   Festival ini berjalan dengan lancar meskipun cuaca agak ekstrim karena hujan di sertai anggin, namun antusias peserta dan penonton tidak redup. ( Gona ) 

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!