Muhammad Ja’far dan Yusra Aritona Berdamai 

0

REDELONG : Terkait insiden pemukulan yang di lakukan Yusra Aritona terhadap Muhammad Ja’far Asisten I Pemda Bener Meriah , pada senin 23 Oktober lalu,  kini keduanya telah  berdamai yang ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian damai. Rabu ( 26/10 ) di ruang kerja Asisten II Pemda Bener Meriah. 

Perdamaian antara Muhammad Ja’far dengan Yusra Aritona dituangkan dalam surat perjanjian damai nomor ist/2016. Dalam surat tersebut selain keduanya yang menandatangani, Darwinsyah Wakil I DPRK Bener Meriah, Tgk Muhammad Amin Anggota DPRK, Khairul Aksa Asisten III, Aramiko Aritonang ( GMNI ), Hamdani Wakil PETA, dan Cemerlang anggota PETA sebagai saksi. 

Sebelumnya atas nama Pemerintah daerah Drs. Ismarissika. MM dan Ketua DPRK Guntarayadi, serta turut didampingi Asisten II Drs Muklis, Asisten III Khairul Aksa, menampung aspirasi GMNI dan PETA untuk meminta Muhammad Ja’far meminta maaf pada Ir. Tagore Abubakar anggota DPR-RI melalui media elektronik dan cetak. 

Sebelum masing masing pihak menandatangani surat perjanjian damai, antara Muhammad Ja’far dengan Yusra Aritona Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah  Nasri Lisma memberikan  siraman rohani. 

Acara perdamaian tersebut juga di hadiri  Khairun Aksa, Asisten III Darwinsyah Wakil ketua DPRK Bener Meriah, Tgk M Amin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Miharbi, S.Sos , Kepala Dinas Perhubungan Haili yoga, serta sejumlah anggota PETA dan GMNI. ( Gona ) 

Komentar Anda
SHARE