MPD Bener Meriah Gelar Lokakarya Stakeholder Pendidikan

REDELONG : Majelis Pendidikan Daerah ( MPD) Kabupaten Bener Meriah gelar Lokakarya Stakeholder Pendidikan, yang diikuti para kepala sekolah, Komite sekolah, Kepala SKPK. Senin (18/12/2017) diaula Sekdakab setempat.

Ketua MPD Bener Meriah H. Darwin MH, SE dalam laporanya menyampaikan, tujuan dari lokakarya yang akan dilaksanakan selama dua hari sejak Senin 18 sampai 19 Desember 2017, agar mendapatkan gambaran formulasi potensi pendidikan yang disampaikan narasumber nantinya.

Lanjutnya, melalui kegiatan lokakarya ini, MPD beserta SKPK dan peserta yang hadir akan merumuskan beberapa hal terkait dengan arah kebijakan pendidikan Kabupaten Bener Meriah. Sebutnya.

” Hasil yang dirumuskan ini nantinya, akan kami sampaikan kepada Bupati dan DPRK sebagai dukungan dalam menjalankan visi misi pemerintah daerah dalam memberikan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan pendidikan daerah kedepan “.

Dia berharap, hasil rumusan lokakarya dan diskusi dalam dua hari ini, dapat ditindak lanjutin oleh Bupati melalui Bappeda Bener Meriah dituangkan menjadi master plan atau road map pendidikan daerah Kabupaten Bener Meriah. Sehingga dengan adanya master plan nantinya akan memudahkan pemerintah Bener Meriah menentukan arah kebijakan pendidikan dan akan terukur kualitas pendidikan di daerah. Papar Darwin.

Pada kesempatan tersebut, Darwin, juga menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan MPD Bener Meriah sejak tahun 2017 diantaranya, kegiatan lokakarya komite sekolah, training penguatan kapasitas komite sekolah, pembentukan forum komite kecamatan, pertemuan reguler komite sekolah, pendampingan komite sekolah, revitalisasi komite sekolah, training mekanisme pengaduan pendidikan, dan media buletin pendidikan. Jelas Darwin.

Sementara itu Ketua Majelis Pendidikan Aceh ( MPA) Prof dr. Warul Walidin, MA mengapresiasi atas apa yang dilaksanakan MPD Bener Meriah, menurutnya ini patut menjadi contoh bagi MPD di Kabupaten lain di Aceh ini. Ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi dalam sambutannya mengatakan, semoga langkah-langkah perbaikan pendidikan didaerah ini terus dilaksanakan.

“Pendidikan Aceh secara rangking pendidikan nasional masih sangat jauh dari harapan, sementara pendidikan Bener Meriah di Aceh juga masih terpuruk dimana kondisi terakhir Pendidikan di Bener Meriah masih di peringkat ke-19 “.

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bener Meriah, Kata Sarkawi, semua harus sinergi dan berkalaborasi. Baik antara Dinas pendidikan dengan MPD, Dinas Badan Dayah maupun Kemenag. Jangan ada pengakuan merasa diri paling. Karena pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ujar Sarkawi. (Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!