Misriadi Mengaku Ditipu Pemkab Bener Meriah Terkait Tanah Samsat

0

imageREDELONG-  Misriadi yang akrab disapa  Adijan mengaku dirinya merasa ditipu oleh Pemkab Bener Meriah terkait perjanjian ganti rugi tanah Samsat Bener Meriah, hal tersebut ia ungkapkan kepada Kabargayo, Rabu (15/6/2016).

Ia menjelaskan perjanjian  terkait pembayaran sisa ganti rugi tanah tanah miliknya itu dengan sertifikat nomor 70, prihal sebidang tanah yang diatasnya telah berdiri bangunan Kantor Samsat Kabupaten Bener meriah. Dalam perjanjian itu disepakati Pemkab Bener meriah akan menggati rugi senilai Rp 1,7 M.

Selanjutnya berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, kata Misriadi, Pemkab Bener Meriah kemudian telah membayarkan uang ganti rugi senilai Rp 1,2 M.  kemudian sisanya akan di lunasi setelah ia menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada Pemkab Bener meriah.

Pada hari Rabu tanggal 8 Juni 2016 kemudian telah di sepakati berita acara penyelesaian tanah Samsat antara Pemkab Bener meriah atas nama Plt Bupati Bener Meriah Drs Rusli M.saleh sebagai pihak pertama kepada H. Misradi MS sebagai pihak kedua.

Kesepakatan tersebut telah di tuangkan kedalam berita acara yang berbunyi Dengan ini pihak pertama dengan pihak kedua sepakat mengadakan perjanjian penyelesaian pembayaran ganti rugi tanah Samsat Kabupaten Bener meriah dengan jumlah 500 juta Rupiah, sebagai tambahan dari pembayaran ganti rugi yang telah dibayarkan oleh Pemkab Bener meriah pada tahun anggaran 2015″ Pelaksanaan pembayaran ganti rugi ini dan penyerahan sertifikat tanah dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari sejak perjanjian ini ditandatangani”Sebut Misriadi.

imageMisriadi yang juga Anggota DPRK Bener Meriah dari partai PDIP itu juga menambahkan kalau surat perjanjian tersebut di tanda tangani oleh saksi” Yaitu,Guntarayadi. SP (ketua DPRK Bener meriah), AKBP Deden Sumantri, Sik.M.Si (Kapolres Bener meriah), Bambang Panca,SH.,MH (Kejari Bener meriah), Fery Ismail,S.Sos.(Dandim 0106 Ateng/BM) Azhari SH.,MH (Ketua PN Bener meriah, Drs.Ismarissiska,MM(Sekda Bener meriah) dan Marianto(Anggota DPRK Bener meriah) serta Tgk Muhammad Amin(anggota DPRK Bener Meriah)”jelas Misriadi.

Lalu apa yang terjadi kemudian, kata Misriadi, setelah tujuh hari berlalu Pemkab Bener meriah belum juga melunasi sisa ganti rugi tanah Samsat miliknya itu. Ia mengaku merasa ditipu oleh Pemkab Bener Meriah, pasalnya tenggang waktu perjanjian pembayaran telah molor dari dari tanggal yang di sepakati”ujarnya geram.

Misradi mengatakan bahwa ia tidak mau menerima lagi uang ganti rugi tersebut, karena menurutnya,  Pemkab Bener Meriah tidak serius dalam menepati perjanjian kesepakatan tersebut. Karena merasa ditipu, Misriadi mengatakan akan menyegel kembali kantor Samsat Bener Meriah. (Gona/Hamdani Toa)

Komentar Anda
SHARE