Minta Gaji Naik, Pegawai Kontrak Damkar Aceh Tengah Tuntut Janji Bupati Shabela

  • Whatsapp
Posko Pemadam Kebakaran Aceh Tengah (Photo/Ist)

Kabargayo.com, Takengon: Beredar surat pegawai kontrak Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Upes Api akan menggelar Aksi hari ini, Senin 07 Desember 2020.

Surat itu ditujukan ke Kapolres Aceh Tengah, dalam isinya tertulis, menuntut kenaikan kesejahteraan (Gaji-red). Bahkan jumlah masa tak tanggung-tanggung, berjumlah kurang lebih 200 orang.

Read More

Media ini mencoba menelusuri kebenaran surat tersebut. Dari salah satu sumber pegawai Damkar mengatakan, kegiatan aksi batal dilakukan lantaran ada sesuatu dan lain hal.

“Aksinya tidak jadi, selanjutnya kami menunggu informasi mediasi dari Kapolres untuk duduk bersama dengan Bupati, DPRK, sekda dan para pejabat lainya untuk dengar pendapat bersama perwakilan Damkar,” kata salah satu anggota Damkar yang enggan disebutkan namanya ke publik.

Menurut sumber ini, pihaknya komit menuntut kenaikan gaji yang telah diusul tahun 2019 yang lalu, namun posisinya waktu itu telat.

“Jadi, kami tetap mengawal di tahun ini, jumpa dengan beberapa pejabat termasuk bertemu dengan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, ternyata kelewatan lagi,” katanya.

“Bupati Aceh Tengah sudah janji dengan utusan Damkar, tapi nyatanya, setelah ketok palu gaji tidak berubah, intinya, tenaga kontrak Damkar menuntut kenaikan gaji,” timpalnya melalui pesan selullar.

Sejauh ini kata dia, gaji yang diterina bersih sebanyak Rp1.024.000 dari Rp1.100.000, potong Rp76 ribu untuk uang zakat serta PPN/PPH.

Menurutnya, sudah 4 tahun Mentri Dalam Negeri menekankan Pemda agar menaikan gaji anggota Damkar. Bahkan katanya, waktu HUT Damkar ke-99 waktu itu berjanji akan menaikan gaji secara bertahap.

“Rencana naik gaji diusulkan hanya Rp1.500.000, dari janji yang disampaikan pak Bupati hingga hari ini sudah 3 tahun tak kunjung naik,” kata sumber media ini berharap Bupati Aceh Tengah menepati janjinya.

Terpisah, Kepala BPBD Aceh Tengah Drs Ishak saat dihubungi membenarkan tenaga kontrak Damkar akan menggelar aksi menuntut gaji naik.

“Ya benar, setahu saya sudah clear, kalau mereka menggelar aksi saya tidak bisa melarang sepenuhnya, itu hak mereka, semoga ada jalan keluarnya,” terang Ishak enggan berkomentar lebih jauh. (KG31)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts