Menyorot Persoalan Tenaga Honorer di Bener Meriah, Ini Rinciannya!

REDELONG: Persoalan honorer di Kabupaten Bener Meriah kembali menuai sorotan.  Hal tersebut kembali mengemuka saat sidang KUA-PPAS Perubahan tahun anggaran 2017, di ruang sidang kantor DPRK setempat. Rabu (25/10/2017). Tgk. Usman Yacub anggota DPRK Bener Meriah membludaknya tenaga honorer di Bener Meriah sangat membebani keuangan daerah.

Bagaimana tidak, dari data yang diperoleh Kabargayo dari BKPP Bener Meriah,  tenaga honorer di kabupaten ini berjumlah 4, 285 orang. Jika dibandingkan dengan PNS per 31 Mei 2017 yang berjumlah 3509 orang maka tenaga honorer lebih besar dari PNS!  Belum lagi tenaga Bakti yang tidak punya gaji sama sekali 826 orang.

Dari 4, 285 tenaga honorer, 2, 354 orang bergaji Rp 200.000,- perbulan,  13 orang bergaji Rp 400.000,- kemudian 987 orang bergaji Rp 500.000,- selanjutnya, 11 orang bergaji  Rp 700.000,- sementara itu,  448 orang bergaji Rp 750.000,- dan 45 orang bergaji Rp. 850.000,- serta terakhir 427 orang bergaji  Rp 1.000.000-, perbulan.

Tenaga honorer yang terbanyak adalah guru yang berjumlah 1, 649 orang, kemudian di RSUD Muyang Kute, yakni  512 orang, disusul di Sekertariat Daerah 222 orang, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah 199 orang,  Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan 166 orang,  Dinas Kesehatan 114 orang, Badan Penanggulangan Bencana, 112 orang, Dinas Perhubungan 104 orang dan puluhan hingga belasan orang disetiap diintansi pemerintahan lainnya yang ada di Bener Meriah.

Baca: Honorer membeludak, APBK Bener Meriah Membengkak

Jika dirincikan jumlah gaji tenaga honorer yang ada di Bener Meriah perbulannya adalah sebesar Rp, 778.450.000,- dan jumlah pertahunnya menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp 21.341.400.00,- semua gaji ini bersumber dari APBK Bener Meriah.

Baca: Pemda Bener Meriah Akan Rasionalkan Honorer Yang Melebihi Batas Maksimal 

Sebelumnya, Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE telah menegaskan akan segera melakukan rasionalisasi tenaga honorer,  Senin (18/9). “Tahun 2018 mendatang tidak ada tenaga honorer gajinya dibawah 1 juta, jika tidak ada honornya silakan berhenti,” Kata Ahmadi.(Arsadi Laksamana)

SHARE