Mengabdi di Wisma Atlet, Pemda Bener Meriah Beri Penghargaan Umroh Gratis

  • Whatsapp
Bupati Bener Meriah menyerahkan piagam penghargaan kepada salah seorang Dokter Anestesi Harmizan Hamid di  RSUD Muyang Kute Bener Meriah (Photo/Kabargayo)

KABARGAYO.COM, Redelong: Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah kembali memberikan penghargaan berupa  Umroh gratis kepada seorang relawan Covid-19 Harmizan Hamd, Amd, Kep  yang sebelumnya bertugas  di Rumah Sakit ( RS ) Wisma Atlet Jakarta.

Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi dalam cara penyerahan piagam dan penghargaan di RSU muyang kute Bener Meriah Kepada Kabargayo.com menyampaikan, Harmizan diberangkatkan  ketika masa-masa panik sementara  orang lain merasa takut untuk menjadi relawan.

Read More

“Beliau berani untuk mengambil keputusan menjadi relawan medis di RS Wisma Atlet, jadi saya pikir itu sesuatu yang luar biasa dan untuk itu Pemerintah daerah memberikan  apresiasi khusus  kepada beliau,” kata Abuya, Rabu (22/07/2020) di Redelong.

Untuk itu salah satu pengahargaan khusus yang diberikan Pemerintah Daerah akan memberangkatkan umroh gratis pada tahun 2021 mendatang.

“Terkait apakah bisa dijadikan PNS, kita harus bicarakan secara pesifik dengan kementrian, agar orang-orang yang telah mempertaruhkan nyawanya diberikan perioritas menjadi PNS,” ujarnya.

“kita melihat jiwa perjuangan, pengorbanan beliau sudah teruji dan ini bukan perjuangan yang ecek-ecek (bohongan) namun semangat perjuangan untuk Negara justru itu orang seperti ini harus di apresiasi dengan mengangkatnya sebagai PNS,” tambah Abuya.

Menurutnya, selain Harmizan saat ini masih ada satu lagi putra terbaik Bener Meriah yang bernama Veri Nasrida sedang menjadi relawan medis di RS Wisama Atlet Jakarta, “ Ketika Harmizan purna tugas dan pulang ke kampung halaman sementara Veri Masrida berangkat ke Jakarta,” jelasnya.

Sementara Harmizan Hamid dalam kesempatan tersebut mengucapkan  terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Bener Meriah yang telah memberikan penghargaan kepada dirinya.

Menurutnya selama mengabdi di RS Wisma Atlet Harmizan mengaku banyak pengalaman yang didapat dalam menangani pasien terkonfirmasi Covid-19. “Terkadang kami harus menahan haus dan buang air kecil  dalam jangka waktu 9 jam ketika sudah bertugas” katanya.

ia menjelaskan  selama 9 jam tersebut  APD  yang dikenakan baru bisa dilepas.”Selain itu  banyak juga ilmu baru dan teman baru yang sya  temui dari penjuru nusantara ketika menjadi relawan di RS Wisma Atlet Jakarta itu” ungkapnya.

Harmizan menambahkan selama bertugas  sebanyak 7000 pasien yang ditangani sudah sembuh dan saat ini  berkumpul dengan kelurga.
“Alhamdulilah sebulan yang lalu jumlah pasien yang disana semakin menurun  tersisa 450 orang namun  dari informasi yang saya dengar saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi  kembali melojak dan mencapai 1470 orang” jelasnya.

Pihaknya menduga  mungkin penyebab lonjakan tersebut akibat warga Jakarta yang sudah mulai kembali  beraktifitas dan mengindahkan protokol kesehatan.
untuk itu, Harmizan berharap wabah Covid-19 itu cepat berakhir dan menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol keseharan seperti,  mengunakan masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak. (KG88)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts