Menag Bener Meriah Gelar Edukasi dan Pelatihan Hand Sanitizer Herbal

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Redelong: Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah bersama Persatuan Mahasiswa Takengon-Bener Meriah (PERMATA) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mengadakan kegiatan Edukasi dan Pelatihan Peracikan Hand Sanitizer Herbal di aula kantor kemenag setempat. pada Selasa (21/4/ 2020).


Kegiatan tersebut diikuti oleh segenap Penyuluh Agama Islam di seluruh lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah di 10 Kecamatan.

Read More


Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, H. Saidi B. S.Ag., MA, menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kegiatan yang bekerjasama dengan mahasiswa PERMATA UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dengan begitu, para penyuluh agama Islam yang hadir  bisa memberikan informasi dan bimbingan kepada masyarakat secara langsung.

“Semoga dengan kegiatan ini, para Penyuluh Agama Islam dapat nantinya berkontribusi dengan masyarakat, betapa pentingnya Hand Sanitizer dikalangan masyarakat untuk pencegahan dan penyebaran Covid-19 yang sedang menyebar di seluruh dunia,” kata Saidi B.


Sementara itu, Ketua PERMATA UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Icha Ardiono menambahkan, dengan kegiatan tersebut bisa membantu masyarakat Kabupaten Bener Meriah menambah pemahaman tentang Corona dan cara mencegahnya khususnya dengan memanfaatkan daun alami dan buah yang berbahan herbal. 


Diantara bahan tersebut Icha menyebutkan, seperti tersedianya Daun Sirih, Lemon atau Jeruk Nipis, Lidah Buaya dan lainnya. Pemanfaatan tersebut bisa diolah dengan menggunakan alkohol dan juga bisa tanpa alkohol.


“Dengan kegiatan ini, harapannya bisa menjaga diri dari luar dan dalam dengan penggunaan bahan herbal yang ada di wilayah Bener Meriah, melalui bapak ibu Penyuluh Agama Islam Kemenag Bener Meriah,”kata Icha Ardiono.


Ketua Satgas Covid-19 Kemenag Kabupaten Bener Meriah. H. Yanto, S.Pd.,M.Pd mengucapkan terimakasih banyak kepada segenap Mahasiswa PERMATA UIN Ar-Raniry tersebut. Karena telah melakukan kegiatan, meluangkan pikiran, ide dalam memberikan edukasi terkait peracikan Herbal yang ada disekitar Kabupaten Bener Meriah.


“Saya pikir kegiatan kita hari ini sangat penting, disamping berkenaan dengan pembuatan hand sanitizer dalam melakukan pencegahan Covid-19 yang terbuat dari bahan alami sekitar kita,” terangnya.


Dilingkungan disekitar kita itu lanjut Yanto, banyak obat-obatan herbal yang bisa difungsikan untuk anti septik menangkal virus. Hanya saja kita tidak tahu, atau barangkali kita tahu mungkin tahu tapi tidak mengetahui bahwa itu merupakan obat.


Terkait informasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Bener Meriah, memang tidak begitu booming, “Namun alangkah baiknya kita melakukan pencegahan sekaligus memenuhi protokoler dari kesehatan, duduk berjarak, cuci tangan, yang sebenarnya hal-hal seperti ini sudah wajib kita dengarkan,” jelasnya.


Selain dari Penyuluh Agama Islam yang hadir, turut hadir para pembina-pembina PERMATA UIN Ar-Raniry dan alumni yang berada dilingkungan Aceh Tengah dan Bener Meriah. (Jun)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts