Mempertahankan Adat dan Budaya Gayo dari Gempuran Teknologi Komunikasi

0

Pesatnya perkembangan Teknologi dan Komunikasi (TIK) yang semakin canggih tidak hanya berdampak positif namun tanpa kita sadari banyak juga dampak negatifnya dikalangan masyarakat khususnya di tanoh Gayo pada saat ini banyak yang sudah meniru budaya luar terutama di kalangan “pelajar dan juga remaja”.

Tentunya kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada generasi di masa yang akan datang nantinya, akibat para pelajar dan remaja salah dalam menggunakan perkembangan TIK maka akan berdampak buruk pula pada sosial budaya Gayo yang mana semakin barunya teknologi maka akan terciptanya pula budaya yang baru, apa lagi sekarang ini banyak kalangan pelajar dan juga remaja yang suka meniru budaya luar, karena tidak memahami kode etik dalam menggunakan perkembangan TIK khususnya di tanoh Gayo.

Seharusnya sudah menjadi kewajiban Orang Tua dirumah, dan juga Guru-Guru disekolah untuk memperingatkan para anak-anak pelajar mau pun remaja agar tidak salah dalam mengikuti perkembangan TIK yang sangat mendunia di zaman modern ini agar budaya kita tetap terjaga sampai ke generasi seterusnya nantinya.

Perlu kita ketahui berberapa dampak positif semakin berkembngnya TIK khususnya di tanoh gayo:
1. dapat mengerjakan tugas dengan mudah
2. dapat bersosialisasi dengan mudah
3. dapat mengetahui berita-berita terbaru dari berbagai bidang
4. sebagai sarana untuk berjualan ( online shop )
5. pengganti buku
6. dapat menghubungi keluarga yang jauh
7. bisa mengenal orang – orang baru
8. dapat mengerjakan tugas dengan mudah

Adapun dapak negatifnya adalah:
1. dapat mengalihkan perhatian dari belajar
2. mempermudah mengakses situs-situs di luar norma adat-istiadat, norma agama, norma hukum yang berlaku
3. data pribadi diri bisa diakses oleh orang tak di kenal ( sosial media )
4. sarana cyber bullying

Adapun yang saya tulis di atas hanya beberapa contoh kecilnya dan masih banyak contoh lainnya. Jadi kesimpulan dari dampak-dampak tersebut di atas adalah bahwa teknologi sangat penting bagi kehidupan manusia , karna dapat mempermudah kehidupan , tetapi dapat berdampak negatif jika di salah gunakan. setiap pengguna teknologi yang berupa handphone atau komputer ataupun laptop yang dapat mengakses sosial media harus berhati-hati terhadap orang tidak di kenal yang mencurigakan karena dapat membahayakan diri sendiri.

Nah maksud dan tujuan saya dalam membuat artikel ini adalah hanya sebagai gambaran kepada masyarakat khusus tanoh Gayo terutama bagi pelajar dan juga remaja di tanoh Gayo dan sekalian mengajak “Mari mempertahankan adat istiadat dan budaya Gayo”  jangan biarkan sampai di rusak oleh perkembangan  teknologi yang semakin lama akan semakin di perbaharui secara mendunia, cintailah adat dan budaya kita agar nilai-nilai adat dan budaya kita tidak bergeser dari yang sudah ada sebagai mana layaknya yang di ciptakan oleh nenek moyang kita sebagai mana telah di tentukan sistem nilai budaya Gayo.

Pada masa lalu masyarakat Gayo telah merumuskan prinsip – prinsip adat yang disebut kemalun ni edet. Prinsip adat ini menyangkut “harga diri” (malu) yang harus dijaga, diamalkan, dan dipertahankan oleh kelompok kerabat tertentu, kelompok satu rumah (sara umah), klen (belah), dan kelompok yang lebih besar lagi.

Suhardiman Asarga Linge
(Mahasiswa Teknik Informatika Sumut)

Komentar Anda
SHARE