Masyarakat Aceh Tengah Mulai Terima BLT Dana Desa Rp.600 Ribu

  • Whatsapp
Bupati Shabela menunjukan kepada wartawan jumlah BLT tersebut Rp. 600 ribu (photo/Arinos)

KABARGAYO. COM, Takengon; Secara bergulir  masyarakat Aceh Tengah mulai terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa sebesar Rp.600.000 dan akan diberikan selama tiga bulan, total yang diterima masyarakat berkisar Rp.1.800.000.

Launching penyerahan BLT itu dilakukan di Kampung Burbiah Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Reje Burbiah Sabaruddin menyebut, masyarakat didesanya yang menerima anggaran APBN itu sebanyak 38 kepala keluarga, total anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp.68.400.000.

Read More

Dari 150 kepala keluarga didesanya itu, sebanyak 45 masyarakatnya menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai, 21 KK menerima bantuan dari dinas sosial, dari Baitull Mall sebanyak 21 KK.

“Masyarakat yang menerima bantuan ini telah didata oleh tim relawan dimasing-masing dusun dan telah dilakukan musyawarah atas penetapa penerimaan BLT, yaitu untuk masyarakat yang tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah dan tidak pernah terdata,” kata Sabarudin didampingi Camat Bebesen Arisa Putra, Senin (18/05/2020) di Burbiah.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar saat launching penyaluran BLT dana desa tahap pertama itu mengatakan, hai ini pihaknya akan menyalurkan untuk beberapa Kecamatan yaitu, Kecamatan Bebesen, Kebayakan, Celala dan Pegasing. Sedangkan beberapa waktu lalu BLT juga telah disalurkan di Kecamatan Rusip dan Lut Tawar.

“Memang realisasinya belum semua desa di Aceh Tengah menerima BLT dari dana desa ini, ini secara bergulir akan terus disalurkan untuk masyarakat, kami prediksi sebelum tanggal 24 Mei 2020 ini sudha selesai disalurkan untuk desa yang masih memiliki kas,” terang Shabela.

Ia mengaku, penyaluran BLT itu tidak bermasalah jika disalurkan sedikit terlambat, supaya penerima manfaat tidak tumpang tindih dan data yang diterima oleh tim lebih matang.

“Kami lebih percaya dengan data yang diajukan oleh Reje Kampung didesa masing masing, karena telah melalui musyawarah berdasar peraturan  yang ada, siapa saja yang harus menerima itu Reje Kampung yang lebih tau,” tutup Bupati Aceh Tengah Shabela didampingi Kadis DPMK Latif Rusdi.

Bupati berharap, bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan mendesak menjelang Idul Fitri. “Manfaatkan untuk kepentingan mendesak, jangan beli untuk rokok,” tutup Shabela dengan sedikit canda.

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts