Masuki Babak Baru Kepengurusan FPDLT,  Khalisuddin Sekjen Terpilih 

Khalisudin, Sekjen FPDLT Terpilih

TAKENGON-Dipenghujung tahun 2016, gerakan kepedulian terhadap ekosistem Danau Lut Tawar memasuki era baru. Ditandai dengan workshop Rancangan Qanun (Raqan) Danau Lut Tawar yang nantinya diharap mampu meminimalisir kerusakan lingkungan di danau kebanggaan masyarakat Gayo berpenghuni ikan endemik Depik (Rasbora tawarensis).

Dalam workshop yang dilaksanakan oleh Forum Penyelamatan Danau Lut Tawar (FPDLT) bekerjasama dengan Word Wide Fund for Nature (WWF) yang diikuti puluhan peserta yang terdiri dari aktivis lingkungan, pemerhati lingkungan dan akademisi ini berlangsung di Opsroom Setdakab Aceh Tengah, Sabtu 3 Desember 2016, dengan menghadirkan narasumber praktisi hukum dan akademisi dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Dr. Yanis Rinaldi, SH, M.Hum. 

Hasil dari workshop ini menurut ketua FPDLT Demisioner, Djumhur Abu Bakar diharapkan akan menghasilkan aturan hukum terkait kerusakan lingkungan yang selama ini gencar terjadi di Danau Lut Tawar. 

Usai workshop, acara dilanjutkan dengan pemilihan Sekjen FPDLT periode 2016-2019, untuk karena kepengurusan sebelumnya telah berakhir. Pemilihan dilakukan dengan cara membentuk tim formatur berjumlah 7 orang, yakni Djumhur Abu Bakar (Mantan Sekjen FPDLT periode 2013-2016), Zulfan Diara Gayo, Salman Yoga S, Bahtiar Gayo, Purnama K Ruslan, Darmawan Masri dan Irwandi.

“Hasil musyawarah tim formatur dari 4 calon yang diusulkan memimpin FPDLT, maka kami bersepakat memilih saudara Khalisuddin sebagai Sekjen,” kata salah seorang tim formatur, Zulfan Diara Gayo saat membacakan keputusan tim.

Zulfan berharap, Khalisuddin mengakomodir calon lainnya agar masuk kepengurusan FPDLT periode 2016-2019. “Agar forum ini lebih kuat, saudara harus mengakomodir semua calon masuk kepengurusan, agar forum ini lebih berkembang dengan pemikiran-pemikiran yang lebih variatif,” tegas Zulfan. (Rel)

Komentar Anda
SHARE