Masker Kain Telan Anggaran Rp 2,1 Miliar, Jang-ko Sinyalir Peluang Korupsi

  • Whatsapp
Koordinator Jang-ko Maharadi (Photo/Kabargayo)

KABARGAYO.COM, Takengon: Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jang-Ko) Sorot Pengadaan 300 ribu Masker Kain oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah rentan di Korupsi.

Dikatakan Koordinator Jang-Ko Maharadi, Program pengadaan 300 ribu Masker Kain untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah bersumber dari anggaran refocusing itu senilai Rp2,1 Miliar berpeluang besar untuk di Korupsi.

Read More

“Ini mudah dikorupsi, apalagi kondisi seperti ini, penggunaan .masker kain sudah tidak begitu relevan, karena sudah banyak yang menjual masker. Lain ceritanya dimasa awal pandemi, masker langka di pasaran,” kata Koordinator Jang-ko Maharadi, Kamis (11/06/2020) di Takengon.

Selain itu, angka 300 ribu masker kain tersebut terlalu tinggi dan tidak rasional dengan angka jumlah penduduk merunut ke angka yang dikeluarkan Disdukcapil Aceh Tengah 214.868 Jiwa per Februari 2020.

“Ini dugaan celah korupsinya, dalam proses pengadaan pembuatan masker kain yang dikerjakan oleh para penjahit lokal dapat dimanfaatkan segelintir oknum untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Modusnya dengan meminta jatah penurunan harga yang sudah ditetapkan. Misalnya Harga persatuannya 7000, namun para pihak penjahit hanya menerima ongkos jahit 5000- 3000 rupiah.

Lain itu, disaat Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendistribusi masker kain kepada tiap warga di 14 Kecamatan 295 Kampung Itu rentan untuk pengklaiman jumlah masker yang di bagi ke warga, misalnya yang di bagi hanya 150 ribu masker, namun yang diklaim di bagi 300 ribu masker.

“Maka dibutuhkan Kontrol. Pihak Penegak Hukum harus terlibat serius dalam pengawasan ini, pelibatan masyarakat sipil dalam penanganan Covid-19 terutama untuk membuat portal pengaduan terhadap potensi-potensi penyimpangan yang ada di lapangan juga diperlukan,” tutup Maharadi. (KG31)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts