Maraknya Budaya Hedonisme di Kalangan Mahasiswa

  • Whatsapp


Oleh: Yossie Yulia Safrina

Globalisasi menjadi pengaruh perilaku gaya hidup modern dimana pemenuhan kebutuhan mahasiswa tampak condong ke hedonisme. Gaya hidup tersebut menjadikan perubahan sosial dengan munculnya beberapa pola setiap individu untuk mendapatkan kesenangan maupun kebebasan semata dalam mencapai kepuasan.  

Read More

Apa itu Hedonisme? Hedonisme adalah suatu pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup. Hedonisme terjadi karena adanya perubahan perilaku seseorang yang hanya menghendaki kesenangan. Perilaku tersebut lama kelamaan mengakar dalam kehidupan yang pada akhirnya menjadi seperti sebuah budaya bagi mereka.

Hedonisme lebih condong kepada mahasiwa, karena masa remaja seseorang mahasiswa sedang bimbang mencari tahu siapa dia yang sebenarnya. Pada masa ini hedonisme dengan mudah mampu menjadi masukan yang menarik untuk mahasiswa. Jadi tidak salah kalau konteksnya condong ke mereka dan dengan terpengaruh untuk terus mengikutinya. Peran hedonisme mahasiswa di kampus turut akan mempengaruhi kehidupan sosialnya. Seperti sumber lahirnya korupsi berawal dari hedonisme di kampus yang mengarahkan pada kaum elite.

Gaya hidup hedonis di kalangan mahasiswa bisa dilihat dari banyak menghabiskan waktu diluar rumah, lebih banyak bermain dan nongkrong di cafe-cafe, senang membeli barang-barang yang berharga mahal dan berlomba-lomba untuk mengikuti tren gaya hidup terbaru. Sebenarnya hedon itu adalah pilihan dari setiap orang, namun alangkah baiknya untuk kita tidak terjerumus dalam gaya hidup hedon ini. Mengapa? Karena gaya hidup seperti ini akan menimbulkan kesenjangan sosial. Dimana yang kaya bergabung dengan yang kaya dan yang ekonominya menengah ke bawah akan dijauhi.

Mahasiswa yang berasal dari desa kemudian pindah ke kota untuk kuliah dengan mudah terjerumus dalam budaya hedonisme ini. Seperti yang kita ketahui Bersama kehidupan di kota sangat berbeda dengan kehidupan di desa. Di kota banyak terdapat pusat perbelanjaan dan cafe-cafe. Tentu saja hal ini menggiurkan mahasiswa dari desa dengan sering belanja dan nongkrong di cafe-cafe bukan lagi untuk keperluan tugas kuliah melainkan untuk konten insagram story. Tanpa disadari hedonisme telah menguasai akal pikiran para mahasiswa ini. 

Adapun dampak hedonis bagi mahasiswa terlihat jelas ketika mahasiswa sering menunda tugas dengan alasan lupa, padahal mahasiswa ini hanya malas untuk mengerjakannya. Karena terlalu banyak aktifitas diluar yaitu nongkrong yang dikatakan lebih nikmat daripada mengerjakan sebuah tugas. Mahasiswa sering menyebut dengan sistem kebut semalam(SKS) yang di kerjakan H-1 sebelum tugas di kumpulkan. Padahal dengan sistem seperti itu yang dilakukan oleh mahasiswa terus- menerus akan berakibat pada pengerjaan yang kurang maksimal hasilnya. Saat sudah seperti ini tidak jauh dari kata IPK turun atau anjlok yang dampak dirasakan mahasiswa karena terlalu mengutamakan kesenangan duniawi. Ada kemungkinan juga mahasiswa tidak masuk kuliah pada banyak mata kuliah, yang menyebabkan semua hasil perkuliahannya tidak memuaskan sama sekali. Mengulang beberapa mata kuliah banyak juga dilakukan oleh seorang mahasiswa, saat seperti inilah mahasiswa biasanya menyadari bagaimana dia sudah salah dalam mengatur waktu dan membuang waktu yang ada untuk beroyalitas.

Nah setelah mengetahui dampak hedonisme dikalangan remaja, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari budaya hedonisme ini. Pertama buat skala prioritas. Tujuan dari pembuatan skala prioritas ini adalah untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan dan berapa biaya yang akan dikeluarkan dengan memenuhi kebutuhan yang telah dibuat. Lakukanlah dengan mengurutkan dari kebutuhan pokok hingga kebutuhan darurat.

Kedua pandailah memilih teman. Saat ini, banyak mahasiswa yang terjebak hedonisme karena salah bergaul. Kebanyakan dari mereka menganggap teman itu harus yang gaul, fashionable, dan instagrammable. Padahal teman yang seperti ini dapat membuat pribadi Anda menjadi buruk dan membuat kantong Anda bocor. Pilihlah teman yang mampu membuat diri Anda menjadi lebih untuk kuliah dan masa depan Anda. Ingat tujuan Anda sebagai seorang mahasiswa adalah harus mampu berpikir kritis dan mencari solusi karena di mata masyarakat seorang mahasiswa adalah seorang yang dapat diandalkan.

Ketiga adalah hidup sederhana. Sederhana adalah kunci dari kebahagiaan, seperti yang telah dibahas di atas. Memang benar. Walaupun Anda masuk dalam kategori “orang kaya”, tapi juga masih perlu untuk hidup sederhana. Mengapa? Kesederhanaan adalah kunci kebahagiaan. Anda tidak perlu memamerkan harta yang dimiliki. Terutama bagi mahasiswa, karena itu bukanlah Anda, melainkan harta orang tua yang didapatkan dari hasil jerih payah mereka selama bekerja.

Keempat kuatkan iman. Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah menguatkan iman. Sebisa mungkin Anda tidak cepat terpengaruh dengan ajakan teman untuk pergi ke sana kemari yang tujuannya menghabiskan uang. Anda yang mulai belajar untuk mengikis sifat hedon, ada baiknya juga untuk minta pertolongan dari Tuhan agar bisa berpegang teguh pada prinsip yang diterapkan.

So, your life is as good as your mindset! Alangkah lebih baiknya untuk bijak dalam menjalani hidup, maka lakukanlah hal lebih positif dan juga bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Penulis adalah Mahasiswi Fakultas Syariah & Hukum Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts