Managemen Hotel Senyum Manis, Tamu Wisata Mulai Penuhi Takengon, Harapan “Ada Kesamaan Tarif di Lokasi Wisata”

Parkside Gayo Petro Hotel

Kabargayo.com Takengon; Lebaran Idul Fitri 2022. Dua tahun lalu sektor usaha perhotelan hampir tak ” bertepi” nyaris tutup. Pengurangan atau PHK terpaksa dilakukan karena tidak mampu membiayai (gaji) karyawan karena sepi tamu.

Berlahan situasi mulai membaik. Awal tahun 2022 dengan upaya vaksin dimasyarakat situasi kembali berlahan normal. Terbukti masyarakat yang telah dua tahun berdiam diri guna menghindari kerumunan juga menuruti perintah pemerintah tidak mudik dan Berwisata.

Read More

Puasa 1443 Hijriah yang telah kita tinggalkan atau berlalu sepekan lalu bertanda Covid-19 mulai situasi, walau kita semua diperintahkan agar selalu memakai masker dan menjaga jarak.

Lebaran hari ketiga daerah wisata seperti Aceh Tengah saat ini menjadi daerah kunjungan favorit masyarakat wilayah Aceh khususnya dan sebagian dari Jakarta dan Medan.

Pemesanan kamar hotel mulai mengeliat, dan tampak terang benderang senyum pihak pengelola Hotel mulai terlihat. Dimana dua tahun lalu lesu alias tak berdaya.

Seperti yang disampaikan General Manager (GM) Parkside Gayo Petro Hotel, Akhmad Noersyam, sepekan sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah seratusan kamar hotel di Parkside telah terjual habis.

“Alhamdulillah lebaran tahun mulai terlihat ramai wisatawan yang berkunjung ke Aceh Tengah sebagai kota wisata. Tamu kita bukan saja dari Aceh namun Jakarta dan Medan,” kata Akhmad Noersyam.

Tahun ini masyarakat booking kamar melalui jasa online dan direct call. Dominasi tamu tahun ini juga bervariasi. “Dari lebaran pertama hingga satu pekan kedepan hotel Parkside Gayo Full.

Aktivitas kesibukan hotel saat para tamu berdatangan. (foto-kabargayo)

Ini bertanda baik bagi pariwisata Aceh Tengah. Karena tamu yang datang bukan hanya menginap, pasti belanja dan akan menguntungkan UMKM kita,” ujar Akhmad Noersyam.

Harapan para tamu pemerintah Takengon untuk memperbaiki sarana destinasi wisata yang ada saat ini. Mulai dari kebersihan kesamaan pembayaran tarif parkir masuk ke arena-arena wisata demikian juga kuliner lokal.

“Harapan tamu-tamu begitu, dengan  nilai wajar tentu tidak akan memberatkan para wisatawan yang berwisata ke tanoh gayo ini,” ucap Akhmad Noersyam menirukan ucapan tamu hotel. (KG45)

Related posts