Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Belum Diijinkan Pulang

  • Whatsapp
Bupati Shabela Abubakar saat menerima ribuan mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh dilapangan Setdakab beberapa waktu lalu (photo/Karmiadi)

Kabargayo.com, Takengon; Sedikitnya 1281 Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh masih melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Aceh Tengah. Bupati Shabela belum mengizinkan ribuan mahasiswa itu pulang ke kampus atau ke kampung halamannya.

Bupati Aceh Tengah meminta, ribuan mahasiswa yang tersebar di sebelas Kecamatan di Negeri penghasil Kopi Arabika terbaik dunia pada 18 Februari 2020 yang lalu itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan pencegahan virus Covid-19.

Read More

“Kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh kami minta untuk tetap tinggal di wilayah masing-masing sebagai upaya meminimalisir penularan COVID 19 akibat keluar dan masuk dari wilayah Aceh Tengah,” papar Bupati Shabela, Selasa (24/03/2020) diruang kerjanya.

Diantara sebelas Kecamatan yang ditempati oleh Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu adalah, Kecamatan Lut Tawar 115 orang, Bies 40 orang, Bebesen 284 orang, Pegasing 189, Celala 87 orang, Rusip Antara 43 orang, Bintang 89 orang dan  Kebayakan 118 orang.

Sedangkan Kecamatan Silih Nara berjumlah 147 orang, Ketol 79 orang dan Jagong Jeget berjumlah 90 orang.

“Mari bersama kita memberi pencerahan kepada masyarakat, ini adalah tugas kita bersama,” harap Shabela.

Lain itu Shabela turut mengucapkan terimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan para medis atas profesionalitas dan keikhlasan meninggalkan keluarga untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan Corona di Aceh Tengah.

Kepada seluruh Puskesmas dan pihak Kecamatan untuk terus mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing agar siaga dan menjaga diri tetap di rumah, tidak keluar jika tidak ada keperluan yang penting dan mendesak.

“Kepada semua pihak yang sudah menaati imbauan dan seruan kami demi kesehatan dan keselamatan kita bersama kami turut sampaikan terimakasih, mari bersama lawan Corona,” tutup orang nomor satu di Aceh Tengah itu. (KAR)

Related posts