LP Kelas II B Aceh Tengah  Kekurangan Air, Napi Nyaris Ricuh

AKENGON: Napi kelas II B Lembaga Pemasyarakatan (LP)  Aceh Tengah, pagi Jumat sekira pukul 6.30 wib melakukan aksi “demo” dengan cara memukul-mukul dan mengerakan pagar jendela besi yang ada disetiap sel.

Para napi meminta pihak pengelola Lembaga Pemasyarakatan untuk memenuhi kebutuhan air. Suara yang menyerupai demo tersebut terdengar sampai keluar tembok dimana napi ditahan.

“Segera isikan bak mandi kami, tanpa air  kami tidak bisa beribadah,” kata salah seorang napi menirukan kejadian pagi itu. Menurut salah seorang napi, yang ditemui wartawan dari balik jeruji Lapas. Tahanan berjumlah 489 orang itu baru dua hari di pindahkan ke LP kelas II B Aceh Tengah dari Bener Meriah.

Bayangkan saja sebut napi itu, dalam satu kamar kami ada berjumlah 15-20 orang, dan saat pagi kebutuhan air sangat mendesak, “Kami manusia jangan samakan dengan binatang, kami butuh air,” ujarnya.

Suasana riuh pagi itu, nyaris menimbulkan perselisihan antara sesama napi. “Hampir saja terjadi kericuhan akibat kebutuhan air, karena sesama napi sangat memerlukan air pagi hari,” ucap napi yang pagi itu berjemur di sinar matahari.

Sebelumnya mereka semua sempat hampir setahun di kabupaten tetangga karena LP Aceh Tengah direhab.

Gunawan Kepala pengamanan LP Aceh Tengah saat dikomfirmasi, kepada  wartawan mengatakan, (27/4/2018) mengatakan, sejauh ini situasi sudah terkendali dengan baik. Masalah air sudah dapat diatasi oleh pihaknya.

“Kami akui sebagian ruangan memang kekurangan air, maklum mereka (napi) baru kita pindahkan dari Bener Meriah,” jelas Gunawan sambil mengatakan tidak semua terkontrol dan kebutuhan air sangat banyak.

Pasca insiden tersebut, di bagian luar Lapas tersebut terlihat mobil pemadam kebakaran membawa air untuk kebutuhan Lembaga Pemasyarakatan tersebut.

Sementara Kepala LP Sugiono tidak berada ditempat, menurut Gunawan, kepala LP berada di Meulaboh dalam rangka kegiatan kantor.(Putra Gayo)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!