Longsor di Jalan Takengon Bintang 2014 Juga Pernah Memakan Korban

0

TAKENGON: Pada tahun 2014 lalu Musibah longsor  di seputaran lintasan jalan Danau Lut Tawar, yakni jalan Takengon Bintang juga pernah terjadi dan menelan korban jiwa. Setiap musim penghujan di beberapa titik rawan longsor.

Pada tahun 2014,  Senin 31 Maret tahun itu, longsor terjadi di daerah ujung paking, Kecamatan Kebayakan.Tepatnya di penurunan menuju pendakian Kelitu. Saat itu tiga orang korban tertimbun longsor bebatuan dan tanah. Dua diantara korban merupakan mahasiswa Universitas Malikusaleh Lhokseumawe yang sedang mengikuti program KPM. dan seorang tokoh pemuda Nunang Antara, dan melakukan Wisata di sekitar, Ujung Paking.

Dua mahasiswa yang meninggal Feriska Siregar ,(19), warga Medan, Sumatera Utara dan Zulfandi Aditya ,(21), warga Meulaboh, Aceh Barat, Keduanya meninggal ditempat kejadian. Sementara seorang lagi yakni Sahela (22) tokoh pemuda Nunang Antara, Kecamatan Bebesen Sahela, 22 dilarikan ke RSU Datu Beru Takengon.

Dari keterangan pihak kepolisian saat itu,  kejadian naas ini bermula saat, ketiga korban dengan menggunakan satu unit sepeda motor roda dua saat kembali dari Kecamatan Bintang menuju ke Kampung Nunang Antara.  Pada saat korban dalam perjalanan dan saat tiba di desa Retak Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, tepatnya sebelum Lokasi wisata ujung paking tiba-tiba terjadi tanah longsor dari tebing sisi kanan jalan sehingga menimpa mereka orang korban tersebut.

Masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, langsung mengeluarkan ketiga korban dari tumpukan batu dan tanah, serta langsung membawa korban ke rumah sakit Umum Datu Beru Takengon. Sesampai di rumah sakit tersebut, dua diantara korban dinyatakan sudah meninggal di tempat kejadian.

Naasnya, tahun ini Musibah longsor kembali  menerjang jalan Takengon- Bintang persisnya di daerah Utung-Utung jln Kebayakan-Bintang Desa Mendale Kecamatan Kebayakan dan memakan korban. (Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE