KTP Rusak 7526 Lembar Dimusnahkan Disdukcapil Bener Meriah

REDELONG : Sedikitnya 7526 lembar Kartu Tanda Penduduk ( KTP) rusak dan invalid dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil) Kabupaten Bener Meriah. Rabu 19 Desember 2018.

Pemusnahan KTP yang rusak dan invalid tersebut,  turut hadiri dan disaksikan oleh Ketua KIP Bener Meriah Muktarudin,  Kasat Pol PP Abdul Gani, Perwakilan Polres Bener Meriah, perwakilan Panwaslu yang dilalsamakan didepan kantor Disdukcapil setempat.

Kepala Dinas Disdukcapail Ikhwanul Hakim, SE, kepada awak media menyampaiakan,  pemusnahan KTP yang rusak maupun invalid sebanyak 7526 lembar adalah berdasarkan tidak lanjut dari surat edaran mendagri nomor 470/11176/SJ tentang segera harus memusnahkan KTP yang rusak maupun invalid.

” Sipat perintah pusnahan tersebut adalah dampak atau efek dari permasalahan dibeberapa daerah seperti Sumbar dan daerah lainya , maka dengan ini Menteri memerintahkan dengan segera memusnahkan KTP yang rusak dan invalid dengan cara dibakar. Ujar Ikhwanil Hakim.

Lebih lanjut dia mengatakan,  KTP yang dibakar pada hari ini ada tiga macam dintaranya yaitu KTP-el, KTP nasional, bahkan masih ada KTP yang model merah putih yang rusak maupun invalid dari semenjak tahun 2013 sampai September 2018 ini. Papar Kadis Disdukcapil itu.

Pemusnahan itu,  guna untuk menghindari hal-hal atau persoalan yang dapat terjadi kedepanya termasuk menghadapi  Pileg dan Pilpres di Bener Meriah. Semoga dengan pemusnahan ini tidak ada permasalahan. Pintan Ikhwanul Hakim.

Sementara itu, Ketua KIP Muktarudin dalam kesemapatan tersebut mengatakan, Kami dan jajaran KIP Bener Meriah sebagai penyelengara Pemilu merasa sanggat berterimakasih kepada Kadis maupun jajaran Disdukcapil Bener Meriah yang telah melakukan pemusnahan KTP invalid dan rusak karena ini rentan digunakan melakukan pencoblosan. Sebutnya.

Menurut Muktarudin, undang-undang membolehlan bahwa pemilik KTP elektronik itu harus diberikan hak memilih pada satu jam terakhir.

”  Saya teliti tadi KTP yang dimusnahkan yang dibuat tahun 2012 dan kadarluwarsanya pada 2017 itu sah bisa digunakan sebagai memilih ( mencoblos) pada satu jam terakhir dihari H nanti. Sebut Ketua KIP Bener Mener itu.

Namun demikian tambah Mukhtar, sepuya publik mengetahui KIP hanya menyediakan cadangan untuk melayani yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilihan Tetap ( DPT) dua persen dari seluruh kertas suara. Terangnya. ( Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!