KPA/PA Aceh Tengah, Mengecam Penebar Ujaran Kebencian

  • Whatsapp
Ismail AS, Politisi Partai Aceh, Wilayah Tengah

Kabargayo,com, Takengon; Terkait dengan penghinaan terhadap suku Gayo yang dilakukan oleh Akun bernama “Panglima Pidie” beberapa hari lalu, melalui media sosial, berujung kemarahan masyarakat Gayo dan melaporkan akun tersebut ke aparat kepolisian.

Ismail As dari Partai Aceh (PA), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, mendesak aparat kepolisian Aceh agar terus bekerja untuk menangkap dan menghukum “panglima Pidie” tersebut yang telah berusaha memecah belah aceh dengan perkataan tidak wajar.

Selama ini menurut Ismail AS, semua suku sudah hidup tenang dan nyaman saling berdampingan membangun Aceh. Jangan membuat air tenang menjadi keruh, Ismail berharap “panglima Pidie” yang telah membuat luka hati masyarakat wilayah tengah, agar meminta maaf, dan harus diproses secara hukum yang berlaku.

“Harus tetap di hukum walau dia meminta maaf terhadap masyarakat Aceh secvara umum. Selama ini kita sudah hidup nyaman salaing berdampingan untuk Aceh yang lebih bagus. Jangan membuat suasana saat ini menjadi keruh, dan jangan bersembunyi dibalik topeng,” kata Ismail AS.

Lanjut Ismail, atas nama KPA/PA Aceh Tengah mengecam upaya menebarkan ujaran kebencian dan sara yang mengatas namakan “Panglima Pidie”. Politisi PA ini berharap aparat kepolisian bekerja maksimal untuk menangkap dan menahan orang yang mempunyai akun di media sosial bernama, “panglima pidie” itu. (putra gayo)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts