KPA AIDS Dibentuk di Bener Meriah

0

aids-1_1REDELONG-Pelaksana Tugas ( Plt ) Bupati Bener Meriah Drs. H. Rusli M Saleh buka acara Pembentukan Komisi Penangulangan AIDS ( KPA ) Kabupaten Bener Meriah Rabu ( 7/9 ) di Aula Kantor Bupati Bener Meriah.

Acara yang berlangsung selama satu hari tersebut turut di hadiri Plt Bupati Bener Meriah Drs. H. Rusli M. Saleh, Kejari Bener Meriah Bambang Panca, SH, Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Sumantri, S.I.K Msi, Ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi, SP. Dan Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh. Para SKPK Bener Meriah.

Dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah yang diwakili Seketarisnya Muhirmansyah menyampaikan, dasar kegiatan ini adalah Surat Keputusan ( SK ) Bupati Bener Meriah nomor 443.2/518/SK/2016 tertanggal 7 juni 2016, tentang Pembentukan Komisi Penangulangan AIDS ( KPA ) Kabupaten Bener Meriah.

Muhirmasyah menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dengan di ikuti 30 perserta yang berasal dari SKPK jajaran Pemda Bener Meriah dan LSM, dan kami berharap kepada Bapak Plt Bupati Bener Meriah agar memberikan arahan serta membuka acara pembentukan komisi  AIDS. Pintanya

Dalam sambutanya Plt. Bupati Bener Meriah menyampaikan, selama ini sudah banyak Pembentukan Lembaga atau komisi namun sejauh ini belum terlalu efektif, dan saya berharap komisi pemberantasan AIDS ini benar-benar berfungsi, kata Rusli seraya menceritakan Kisah  Nabi Nuh, AS dimana pada masa itu memperingatkan kaum yang menyembah berhala dan juga berbuat semaunya dan ” berhubungan bebas ” yang mengakibatkan banyak kaum yang terserang penyakit pada akhirnya Nabi nNuh membuat perahu untuk menyelamat kan kaum yang menyembah Allah.

Sementara itu Bidang Pengelola  Program Penanganann AIDS Dinas Kesehatan Aceh, Ratnawati menjelaskan, dari tahun 2014 kasus HIV semakin meningkat sampai sekarang dima 2014 sebanyak 402 kasus yang telah kita tangani, dan tahun 2016 dari 30 juni sampai sekarang sudah 36 kasus, sebutnya.

Dia menambahkan di Provinsi Aceh kasus HIV yang terbanyak di Kabupaten Aceh Utara, penanganan yang di lakukan selama ini seperti sosialiisasi, pengobatan. Kami Berharap agar kasus ini tidak terus bertambah setiap tahunya.

Sementara itu perwakilan LSM H2C Kabupaten Bener Meriah Ridha SKM memaparkan, di Kabupaten Bener Meriah dari tahun 2010 sampai sekarang sudah ada 10 kasus, dan tidak menutup kemungkinan kasus ini akan bertambah, untuk itu kasus AIDS atau HIV ini harus di berantas tentunya dengan menjauhi hal-hal yang menyebabkanya karena kasus seperti ini kebanyakan terjadi pada kaula muda. Saya berharap pada semua orang tua agar dapat mengawasi dan memberikan pemahaman pada anak-anaknya agar tidak terjangkit penyakit sedemikian itu. Ungkapnya.

Komentar Anda
SHARE