KOMPAK Gelar Lokakarya Pelayanan Dasar kelompok Marjinal dan disabilitas

0

 

REDELONG: Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah KOMPAK gelar Lokarya dalam rangka peningkatan Pelayanan dasar untuk kelompok Marjinal atau disabilitas. Kegiatan ini berlangsung di ruang Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Rabu (23/8).

District Kordinator KOMPAK Bener Meriah Muhammad Very menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian sosialisasi terkait dengan pelimpahan beberapa kewenangan bupati yang bisa dilimpahkan kepada camat tentang pelayanan dasar.

“ Kira-kira peran apa dari Camat yang mereka inginkan tentang pelayan dasar supaya kebutuhan mereka dapat dipenuhi di level kecamatan dulu, nantinya hasil dari lokakarya akan dijadikan sebagai rekomendasi dalam rangka peningkatan pelayanan dasar” ungkap Very.

Very juga berharap, agar peran kecamatan dapat melakukan peningkatan koordinasi, bimbingan dan pegawasan dengan baik. “ Kecamatan memiliki pungsi dan di Kecamatan ada TKSK, PKH, Pukesmas, dan UPTD Pendikan jika mereka tidak tau ini sangat aneh mereka yang punya wilayah tidak mengetahui sehingga peran itu nantinya mampu di rekomendasikan bukan hanya di level dia sendiri tetapi ke level yang lebih Tinggi’ katanya.

Kegiatan ini dinilai penting dan harus diutamakan sebab, kelompok disabilitas selama ini sangat jarang dilibatkan dalam perencanaan dan penganggaran .

“ Kita mulai dari pelimpahan kewenangan bupati kepada camat dan selanjutnya akan di adakan di desa. Kita buat sesi khusus dan jika sedikit orangnya akan dibuat di level kecamatan dan kita dorong untuk kebutuhan mereka. Desa sudah memiliki dana besar tidak harus menunggu bantuan dari Dinas Sosial, dana desa juga dapat dimaksimalkan sebagai pembinaan dan pemberdayaan “ jelas Very.

Sementara itu, Erlina Merlinda sebagai pasilitator isu disabilitas menjelaskan para penyandang disabilitas harus mengetahaui layanan dasar penting seperti halnya pendidikan dan kesehatan, walaupun semua pelayanan dasar itu penting.

“ Berbicara tentang pendidikan anak disabilitas, mereka juga harus mendapatkan pendidikan meski tempatnya jauh atau dekat apalagi kesehatan, yang menjadikan kebutuhan seseorang dan sangat penting apalagi disabilitas banyak tergolong kurang mampu dan tidak memiliki biaya untuk berobat,” sebutnya.

Oleh karena itu menurutnya layanan ini harus benar-benar mengatur bagiamana mengatur komunitas rentan dapat mengakses bagaimana sistemnya dan lain sebagainya. Ia juga berharap pemerintah dapat melihat kebutuhan kaum-kaum rentan tidak hanya disabilitas tetapi juga seperti perempuan.(Uri)

Komentar Anda
SHARE