Kodim 0106/Aceh Tengah Bener Meriah Gelar Latihan Tembak

0

Latihan-Menembak-Kodim-0106

TAKENGON-Kodim 0106/Aceh Tengah dan Bener Meriah gelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) untuk jenis senapan M16 A1 jarak 100 Meter dan FN-46 jarak 15 Meter. Latihan ini merupakan latihan dan Triwulan kedua tahun ini. Kamis, (23/6/2016)

Latihan dilakukan di Lapangan Tembak K1-C Yonif 114/SM Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah. Sebelum latihan personil diberikan penekanan demi berjalannya latihan yang aman dan tertib. Latihan ini sendiri adalah program kerja bidang latihan Kodim 0106 pada triwulan II TA 2016 yang harus dilaksanakan oleh setiap Prajurit. Tujuannya meningkatkan profesionalisme prajurit.

378 Prajurit  tingkat Perwira, Bintara, dan Tamtama ambil bagian dalam latihan ini. Senjata yang digunakan adalah senapan pistol jenis FN untuk Perwira maupun anggota yang memiliki jabatan dengan perlengkapan TOP senjata perorangan pistol, sedangkan jenis senjata api larang panjang model M-16 untuk Prajurit Bintara dan Tamtama.

Pelaksanaanya sikap tiarap dengan tembakan percobaan koreksi pertama mengunakan 6 butir peluru tajam dilanjutkan dengan tembakan pelaksana sebanyak 10 butir peluru tajam. Untuk menembak pistol mengunakan sikap berdiri 2 tangan jarak 15 meter sebanyak 10 butir, dengan koreksi 6 butir.

Danramil 01/Bandar Kapten Inf Abdul Asis selaku koordinator latihan menembak menjelaskan, kegiatan latihan menembak dilaksanakan selama tiga hari di mulai tanggal 21 sampai dengan 23 Juni 2016 dibagi menjadi 2 gelombang, dimana gelombang 1 di laksanakan hari Selasa dan gelombang kedua dilaksanakan hari Rabu dan terakhir gelombang ketiga pada Kamis 23 Juni 2016. dan terakhir gelombang ketiga pada Kamis 23 Juni 2016.

“Kegiatan menembak ini dilakukan secara bergiliran dimulai dari koramil 01/Bandar sampai dengan koramil 12/Pemata. Diharapkan dengan latihan menembak ini para anggota Kodim 0106 mampu melaksanakan materi tembak penilaian senapan dan pistol sesuai prosedur ujarnya. Ia juga menekankan, agar Prajurit yang menembak diawasi secara ketat oleh Pimbak dan Pengawas lajur, apabila ada senjata yang mengalami gangguan, petembak dilarang mengutak ngatik senjata, tetapi langsung ditangani oleh pengawas lajur,” pungkasnya.(Abdullah)

Komentar Anda
SHARE