Kisah dr. Eni Maqfirah Berbagi Ditengah Corona

  • Whatsapp
dr. Eni Maqfirah bersama bersama sang suami, Yudhi Prasetia Melala mengecek kesehatan salah seorang lansia, setelah memberikan sembako dan vitamin

Kabargayo.com, Takengon: Membantu sesama apalagi disaat bencana adalah sebuah kewajiban. Inilah yang dilakukan oleh dr. Eni Maqfirah, dokter umum yang bertugas di Puskesmas Atu Lintang, Aceh Tengah.

Bersama sang suami, Yudhi Prasetia Melala, dokter yang masih berstatus tenaga kontrak ini, membagikan sembako kepada sejumlah lansia di beberapa desa di Kecamatan Atu Lintang. Paket sembako yang diberikan terdiri dari beras, minyak goreng, telur dan bahan pangan lainnya.

Tak hanya sembako, ibu dua anak ini juga memeriksa kesehatan, membagikan masker serta memberi vitamin untuk daya tahan tubuh secara cuma-cuma kepada para lansia.

Apa dilakukan sebut dr. Eni, adalah “cara” mereka berbagi kebahagiaan bersama orang tua lansia.

“Mereka adalah orang-orang tua yang telah berjasa membesarkan anak-anak mereka dengan jerih payah, kewajiban kita untuk memperhatikan, terlebih disaat kondisi saat ini”kata dr Eni.

“Kita juga berikan tasbih yang bisa digunakan para orang tua kita ketika berdzikir saat beribadah” kata sang suami yang akrab disapa Yudha ini menambahkan saat diwawancarai kabargayo.com, Selasa (21/4/2020).

Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia secara global telah berdampak luas, tak terkecuali ekonomi masyarakat menjadi morat-marit. Harga komoditi turun drastis, sementara kebutuhan hidup terus mendesak.

dr. Eni Maqfirah didampingi suami Yudhi Prasetia Melala

“Kita tahu, ditengah wabah Covid-19 saat ini dampaknya sangat luar biasa, banyak saudara kita yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan”ujarnya.

Sebagai tenaga kesehatan, yang kesehariannya selalu berhadapan dengan masyarakat, dokter ini memahami benar kondisi yang dihadapi masyarakat ditengah wabah virus corona.

“Ini hanya bentuk upaya kita untuk mencoba berbagi dengan apa yang bisa kita bagi dengan sesama, terutama kepada orang tua kita para lansia, yang tak lagi bekerja”ujar dr Eni penuh makna.

Pembagian masker dan vitamin dimaksudkan untuk upaya pencegahan agar terhindar dari wabah. Bagaimanapun antisipasi dini harus dilakukan, sebagaimana himbauan pemerintah.

“Dengan membagikan masker dan pemberian vitamin, kita berharap daya tahan tubuh para orang tua kita semakin kuat sehingga mampu menangkal penyakit-penyakit seperti covid-19″terang dr Eni.

Bantuan yang diberikan merupakan donasi pribadi dr Eni bersama sang suami yang berprofesi sebagai seorang pengusaha kopi.

“Sebenarnya tak seberapa, namun sedikit banyak semoga bisa meringankan beban hidup orang tua kita yang telah lanjut usia”ungkapnya.

‘Semoga saja, virus ini tidak sampai ke daerah kita, dan kita terhindar darinya serta selalu diberikan kesehatan”harapnya.

Apa yang dilakukan oleh dr Eni yang didukung oleh sang suami sejatinya dapat menjadi inspirasi bagi semua kalangan, untuk tergerak meringankan beban sesama ditengah krisis Covid-19. Semua pihak harus saling bahu membahu bersama dan saling peduli agar Pandemi ini bisa terlewati dan situasi kembali normal. (Arsadi)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts