Khawatir Longsor, Warga Gewat Bangun Pemukiman Baru

TAKENGON-Bencana tanah longsor yang terjadi pada bulan Oktober 2015 lalu di Kampung Gewat Kecamatan Linge menyisakan duka bagi masyarakat setempat.

Namun, sebanyak 25 keluarga yang khawatir terjadinya longsor kembali tidak terlena dengan keadaan, melainkan bersemangat untuk bangkit dan membangun pemukiman baru.

“Kami sempat mengungsi selama 3 bulan, dan setelah mendapat izin dari Pemda akhirnya secara permanen pindah ke tempat yang baru,” ujar seorang warga yang turut pindah, Iskandar ketika ditanya Jum’at (19/2/16).

Menurut Iskandar lokasi tanah di tempat yang lama berada pada lereng bukit dan di beberapa titik sudah terlihat adanya retakan-retakan.

“Kami khawatir untuk terus tinggal ditempat yang lama, karena itu beberapa warga sepakat untuk pindah,” sambungnya lagi.

Camat Linge, Agus Kasim menyebutkan lokasi lama dengan tempat tinggal warga yang baru berjarak sekitar 2 Kilometer.

“Jarak tempat lama dan baru hanya 2 kilo, jadi warga yang sudah pindah masih tetap mudah untuk menggarap lahan masing-masing,” ujarnya.

Ditambahkan Agus, pihaknya terus akan memantau keadaan warga di lokasi yang baru itu, termasuk meminta bantuan instansi terkait untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti pembukaan jalan, air dan listrik.(REL)

Komentar Anda
SHARE