Ketua Pordasi Zuhaidi Dampingi Firdaus Lepas “Pasukan” Kuda Pacu Berlaga di Gayo Lues

TAKENGON: Siapkan kuda-kuda terbaik, tim Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Aceh Tengah mengirimkan 50 kuda terbaik untuk 12 kelas mengikuti even Pacuan Kuda di Kabupaten Gayo Lues.

Perhelatan pacuan kuda tradisional di Kabupaten Seribu Bukit itu akan di gelar selama sepekan mulai 29 Juli-4 Agustus mendatang. Sudah dipastikan kabupaten serumpun akan menghadiri kegiatan tersebut.

Ketua Umum Pordasi Aceh Tengah, Zuhaidi, SH kepada Kabargayo, menyampaikan, pihaknya optimis Aceh Tengah akan menyabet juara umum.

Menurut Zuhaidi peluang untuk juara umum sangat terbuka, apalagi yang dibawa ke Gayo Lues adalah kuda-kuda pilihan dan siap untuk di perlombakan.

Selain 50 ekor kuda terbaik, juga dipilih 7 para Joki serta beberapa orang anak kandang yang nantinya akan merawat kuda-kuda sebelum pertandingan berlangsung.

“Semua kita siapkan sesuai dengan kondisi di Gayo Lues. Seperti kebutuhan Joki kita melakukan seleksi terlebih dahulu. Begitu juga dengan para anak kandang yang nanti sangat diperlukan di sana. Target kita juara umum, kita mohon doa dari masyarakat serta pecinta kuda di seluruh Takengon,” ajak Zuhaidi penuh semangat, (26/7/2019).

Zuhaidi juga mengutip pesan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar kepada para tim Pordasi, yang ditujukan kepada Tim Pordasi yang akan bertanding.

“Bertandinglah dengan penuh semangat. Pertandingan kuda kabupaten serumpun perlu untuk mengikat silaturahmi,” kata Zuhaidi menirukan perkataan orang nomor satu di kabupaten itu yang betugas di luar daerah saat pelepasan.

Sementara itu, Wakil Bupati Firdaus yang melepas tim Pordasi Aceh Tengah ke Gayo Lues berharap kepada rombongan yang menuju Gayo Lues harap berhati-hati dalam perjalanan.

“Utamakan keselamatan dalam perjalanan sampai ke Gayo Lues. Kami sangat mendukung kegiatan olahraga pacuan kuda seperti yang kita laksanakan dua kali setahun di Takengon,” jelas Firdaus.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Jumadil Emka berharap kepada pemilik kuda untuk tetap memperhatikan kesehatan para Joki saat berada di Gayo Lues. Karena kesehatan sangat menentukan “daya juang” joki untuk menunggangi kuda hingga menuju garis finish nantinya.

“Harapan kita pemilik kuda tetap memperhatikan kesehatan para joki yang nantinya siap memacu kuda hingga garis finish. Kesehatan joki menentukan langkah kuda menuju garis finish,” sebut Jumadil Emka didampinggi beberapa kabid. (Putra Gayo)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!