Ketua Apdesi Ajak Kepala Desa, Jaga Hutan Lingkar Danau Lut Tawar

  • Whatsapp
Panorama Danau Lut Tawar Takengon, semoga hutan diseputaran tetap terjaga dari penebangan liar. (Foto-Kabargayo)

Kabargayo.com Takengon; Kepala Desa Bale Bujang, Misriadi mengajak seluruh kepala desa di wilayah Aceh Tengah yang berdekatan atau “mengelola” hutan lindung agar tetap menjaga keberlangsungan hutan agar udara dan tingkat kesejukan terus terjaga.

Menurutnya saat ini banyak wilayah yang pengunungan terus mengundul karena di grogoti pihak yang tidak bertangungjawab. “Hutan adalah nafas kehidupan manusia hari ini dan kedepan. Bila hutan terus digunduli dengan alasan apapun, kita tunggu saja kemarahan alam itu sendiri,” kata Misriadi yang biasa disapa Adi Bale.

Sebagai ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Adi mengajak kepala desa untuk “mengarap” lahan hutan sebagai daerah tujuan wisata yang islami dan berbudaya tinggi dengan menorehkan kearifan lokal.

Wisata menurut Adi adalah sumber kehidupan yang tidak akan habis kedepan, dan selalu akan dicari oleh siapapun. Untuk itu mari kita galakan Aceh Tengah sebagai daerah kunjungan wisatawan, untuk membangkitkan perekonomian rakyat di seputaran desa.

Kepala Desa Bale Bujang, Misriadi (Foto-Kabargayo)

“Dengan berkembangnya pariwisata di Gayo atau setiap desa sudah tentu akan ada kunjungan dari luar daerah, dengan begitu tentu masyarakat yang berdagang akan mendapatkan ekonomi lebih selain berkebun kopi,” kata Adi yang terus mengelola dan mengembangkan wisata Bur Gayo.

Nah, jika hutan ditebang apa kedepan yang kita harapkan di daerah ini. Dengan sendirinya hawa sejuk tidak akan pernah kita dapatkan lagi. “Yang ada bencana kita terima, jika hutan dibiarkan di tebang dan di rusak, mari kiita jag hutan disekeliling danau Lut Tawar” kata Adi tegas. (KG45)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts