Ketinggalan di Travel 10 Kilogram Ganja dan Lima Pelaku Diamankan Polisi

0

TAKENGON: Bagian Satnarkoba Mapolres Aceh Tengah kembali berhasil menangkap lima pria yang selama ini menjalankan bisnis barang haram, jenis Ganja. Bisnis ganja antar provinsi ini dilakukan dengan memanfdaatkan jasa pengiriman atau Travel.

 AKBP Hariajadi melalui Kasat Narkoba Iptu Sastra Wijaya pihaknya berhasil mengamankan lima pria dan 10 kilogram ganja kering telah dipaketkan dalam sebuah kardus di salah satu Travek milik Mus Hendra di Takengon.

Iptu Sastra Wijaya menjelaskan, berawal dari informasi masyarakat dua pria sebelumnya pergi ke Travel mengantarkan barang kiriman untuk tujuan Semarang, Jawa Tengah. Saat itu barang kiriman milik kelima pemuda yang kini telah menjadi tersangka tersebut, tertinggal tidak dibawa oleh angkutan travel yang dimaksud.

Oleh pemilik travel karena merasa curiga kemudian membuka, setelah itu terlihat selain ada bungkus dan kopi rosting juga ada paketan yang isinya Ganja kering sebanyak 10 kilogram.

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada pemuda yang hendak mengirimkan paket ke luar Aceh Tengah. Karena merasa perlu di curigai kami lalu ke travel yang dimaksud. Dan kebetulan lagi apes mungkin, paket yang hendak dikirim ketinggalan angkutan, lalu dibuka ternyata laporan benar. Dalam kardus terdapat paket ganja,” terang Iptu Sastra Wijaya, (20/7).

Saat ini kelima pemuda itu telah diamankan di Polsek Kebayakan, selanjutnya di BAP dan akan diserahkan kepada kejaksaan Aceh Tengah untuk dilanjutkan ke meja hijau.

Sejauh ini Aceh Tengah sudah dijadikan daerah transit untuk peredaran narkoba jenis Ganja dan Sabu. Sastra berharap kepada orang tua agar selalu mengamati pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus narkoba.

Adapun inisial kelima pemuda yang berhasil diamankan bagian Satnarkoba adalah; Hp asal Indramayu bekerja pada salah satu pabrik kopi di kecamatan Bebesen, RK, WW, IW serta AB.(Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE