Ketika Sarkawi “Kecewa” Saat Sidak

Bupati Bener Meriah, Tgk. H Sarkawi saat melakukan Sidak di Dinas Dukcapil, Jum’at (13/9/2019), Foto: Humas Bener Meriah

REDELONG: Tgk H Sarkawi nampak bergegas, Ia diikuti Asisten III, Kepala Inspektorat, Kasatpol PP WH dan Kabag Humas. Raut wajah orang nomor satu di Bener Meriah itu tampak masam. Ia mendatangi satu persatu sejumlah dinas di daerah yang ia pimpin itu.

Ia tengah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke dinas-dinas di lingkungan pemerintahan Bener Meriah. Tujuannya, mengecek langsung kehadiran ASN maupun Non ASN yang berada di masing-masing Dinas, Jum’at, (13/9/2019).

Raut wajah masam Sarkawi bukannya tanpa alasan. Hasil dari Sidak, ternyata banyak pegawai yang tak hadir baik ASN dan non ASN.

Ketika memulai Sidak di Dinas Pariwisata, dari semua pegawai hanya 20% yang hadir.

“Waktu tugas kita sesuai peraturan adalah lima hari kerja, bukan empat hari kerja atau sampai hari Kamis, tetapi sampai hari Jum’at”ujar Sarkawi menyahuti penjelasan staf di dinas itu.

Tak jauh berbeda, di Dinas Dukcapil pegawai yang hadir hanya 40%, jauh dari semestinya. Padahal dinas ini adalah salah satu pelayan dasar kepada masyarakat.

“Bagaimana kita berbicara pelayanan hebat kalau kehadirannya seperti ini, kabid juga sama harus bertanggung jawab kepada staf yang dibawahnya”kata Sarkawi. Ia meminta Kadis Dukcapil untuk bertanggung jawab menertibkan.

Hal yang sama juga terjadi di Dinas Kesehatan hanya sekitar 45% pegawai yang hadir.

Sementara di Dinas Lingkungan Hidup, cuma 8 orang yang hadir dari semua pegawai. Khusus untuk dinas ini, dirinya sebut Sarkawi sudah tiga kali mendatangi tapi tidak juga menunjukan kondisi yang lebih baik.

“Hadir saja tidak bagaimana kita melayani masyarakat”ungkap Sarkawi.

Hampir sama, kondisi ini juga terjadi di sejumlah dinas lainnya di Bener Meriah. Padahal PP 53, terang Sarkawi sudah mengatur tentang kedisplinan pegawai pemerintahan.

Bagi yang berprestasi, kerjanya bagus, pelayanannya bagus akan mendapat kesempatan mendapat TC, Promosi dan kesempatan kenaikkaan pangkat. Sebaliknya, bagi yang tidak disiplin akan mendapat sanksi tegas.

“Saya tantang, tidak datang ke kantor selama 21 hari dalam setahun tidak ada keterangan, saya tantang dan saya pastikan, akan saya rekomendasikan untuk diberhentikan” tegas Bupati Sarkawi.

Kepada jajaran semua dinas yang di Sidak, Sarkawi mengingatkan tentang PP No. 53 tahun 2010, Undang-Undang No. 8 Tahun 1974 yang telah diubah dengan Undang-Undang No. 43 Tahun 1999 yang menyangkut tentang Disiplin pegawai Negeri Sipil.

“Saya tidak tau apakah pegawai yang ada disini sudah bosan menjadi PNS, hingga hadir saja tidak, ada ratusan bahkan sampai ribuan orang diluar sana ingin mejadi ASN, sudah menjadi ASN malah tidak mensyukuri, yang tidak mensyukuri ya yang tidak hadir itu”ujarnya.

Ia meminta kepada tiap dinas yang disidak untuk mengeluarkan absen Fingerprint terkait kehdiran pegawai dimasing-masing dinas selama satu minggu terakhir.

Untuk pegawai di jajaran Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah diingatkan supaya tidak bermain-main saat jam kerja.

“Bagaimana kita melayani masyarakat kalau kehadirannya seperti ini, bagaimana Bener Meriah hebat kalau kehadiran pegawainya tidak seperti yang diharapkan”, tegas Bupati.

Tak hanya itu, ia memerintahkan Kasat Pol PP dan WH, untuk mengadakan Patroli rutin.

“Jika ada ASN dan Non ASN yang berkeluyuran, minum kopi di warung atau cafe tanpa ada keterangan saat jam kantor angkat saja”kata Bupati Sarkawi. (Arsadi Laksamana/Rhbm)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!