Kerawang Gayo Dipasok dari Luar Jangan Sampai

TAKENGON: Pengrajin Kerawang Gayo dibayangi dominasi pasokan berbagai bahan dan barang jadi bermotif kerawang dari luar daerah.

Kekhawatiran tersebut mengemuka dan disampaikan oleh Ketua TP – PKK Aceh Tengah, Puan Ratna ketika bertemu dengan kader PKK Pantan Sile Kecamatan Kute Panang yang sedang menyelenggarakan kegiatan pelatihan menjahit Kerawang Gayo, Sabtu (27/01) di kampung setempat.

Menurut Puan kerajinan kerawang yang dipasok dari luar sudah dimodifikasi dan dijual dengan harga yang terjangkau, bukan hanya wisatawan yang beli, bahkan masyarakat setempat juga ikut membeli produk kerawang dari luar tersebut.

“Ini kekhawatiran kita, jangan sampai Kerawang yang asalnya dari Gayo, sudah dikenal secara Nasional dan luar Negeri, tapi kerajinan kerawang di daerah asalnya kehilangan tempat,” ujarnya.

Puan mengharapkan kerjasama semua pihak untuk menggiatkan dan membangkitkan kerajinan Kerawang Gayo agar tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Harga, kualitas bahan, warna yang menarik dan lamanya masa kerja untuk membuat kerawang menjadi sorotan Puan untuk dikelola dengan baik kedepan.

“Mari kita rancang, kerjakan, jual dan hasilnya untuk meningkatkan pendapatan keluarga, namun disamping itu yang lebih penting adalah untuk mempertahankan citra Kerawang Gayo,” ajak Puan.

Pelatihan menjahit di Kampung Pantan Sile dibiayai dari dana Kampung sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.

“Kaum ibu yang menjadi target pelatihan semuanya adalah pemula, nanti kalau sudah ada yang ahli akan kita kembangkan menjadi unit usaha,” ungkap Kepala Kampung Pantan Sile, Ridwan Sabil.

Pelatihan menjahit dibuka oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar yang turut didampingi Camat Kute Panang, Arisa Putra, Danramil, Kapolsek, para Reje dan segenap masyarakat Pantan Sile dan sekitarnya. (REL)

Komentar Anda
SHARE