Kembalikan Kedikjayaan Budidaya  Bawang Putih Dinas Pertanian Kembangkan 27 Hektar 

0
Zulkifli, SP Kasi tanaman sayuran

REDELONG : Bawang Putih pada era 1990 pernah berjaya di Kabupaten Bener Meriah, yang pada saat itu masih bergabung dengan Kabupaten induk Aceh Tengah sebelum dimekarkan. Namun beberapa tahunan kebelakangan ini bawang putih tidak lagi dikembangkan masyarakat Bener Meriah, dan penyebabnya juga belum tau padahal pada masa itu daerah ini cukup besar penghasil bawang putih tersebut. 

Untuk mengembalikan Kedikjaya tersebut Dinas Pertanian dan Holtikultura Bener Meriah kembangkan budidaya bawang putih seluas 27 Hektar. Hal tersebut disampaikan Ir. Nurisman Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura  pada Kabargayo Jum’at ( 11/11 ) diruang kerjanya. 

” pada tahun ini kita akan kembang bawang putih di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Bukit, Bandar, Bener Kelipah, dan Permata. Dimana bibitnya telah kita saluran kepada 16 kelompok tani ” kata Ir. Nurisman. 

Lebih lanjut dia mengatakan, jenis bibit yang kita saluran adalah jenis Lumbu Hijau, dan kita sanggat yakin itu menjadi salah satu komoditi yang punya prospek untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta budidaya bawang putih dapat menekan inflasi. Terlebih masyarakat di Kecamatan tersebut sudah berpengalaman dengan tanaman jenis umbian tersebut. Ujar Kadis Pertanian itu. 

Bawang putih menurut kami punya potensi yang besar dapat dikembangkan di Bener Meriah, karena wilayah disini sanggat mendukung budidaya bawang putih. Jelas Nurisman seraya menambahkan, standar ketinggian untuk bawang putih 1200 sampai 1500 Dpl. 

” Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah, pada hari sabtu tanggal 19 november 2016  secara serimonial akan laksanakan penanaman perdana di daerah Ketipis kampung Kute Kring, Kecamatan Bukit, dan selain itu juga akan laksanakan panen ketang” tutup Nurisman. 

Sementara itu Kasi tanaman sayuran Zulkifli, SP. Menjelaskan, sebelumnya kita hanya mengusulkan 10 Hektar lahan kepada Kementrian Pertanian, namun karena bawang putih adalah program nasional pada tahun ini Pemerintah  akan mengembangkan 1000 Hektar disalurkan Indonesia. Namun karena ada beberapa daerah mungkin tidak mengusulkan maka Bener Meriah disetujui sebanyak 27 Hektar. Sebut Zulkifli. 

Dalam mengembang budidaya bawang putih, selain memberikan bantuan bibit kepada kelompok tani juga memberikan pupuk sebanyak 400 kilo, dan mulsa sebanyak 12 gulung dan itu bersumber dari dana APBN. Tuturnya 

” kebutuhan bawang putih sanggat besar di Indonesia ini sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut Indonesia harus menerima barang impor, untuk itu guna mengurangi ketergantungan bawang putih impor maka Pemerintah mengembangkan budidaya bawang putih” papar Zulkifli. 

Bayangkan Bener Meriah saja dalam perhari membutuhkan paling kurang 1,6 kilo  kalau satu tahun mencapai 150 ton dan itu menghabiskan 4 milyar untuk belanja  bawang putih. Tutur Zulkifli. ( Gona ) 

Komentar Anda
SHARE