Keluarga Pasien PDP di Bener Meriah Jalani Rapid Test, Hasilnya Negatif

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon: Tim Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si melakukan Rapid Tes kepada keluarga PDP (Pasien Dalam pengawasan) yang yang saat ini sedang dirawat di RSU Datu Beru, Senin, (20/4/2020).

Alhamdulillah, semua keluarga PDP setelah di periksa hasilnya negatif,” terang Haili Yoga.

Read More

” kita dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Tim Gusus Tugas Covid-19 melakukan rapid test kepada keluarga PDP yang kita duga melakukan kontak atau interaksi langsung dengan PDP yang baru pulang dari Zona Mera (daerah terjangkit) Covid-19, ini kita lakukan sebagai upaya tracing terhadap potensi penyebaran Covid-19 di wilayah kita Bener Meriah”, jelas Haili Yoga.

Kenapa ini harus kita lakukan, sambung Sekda, gunanya adalah untuk menjaga keluarga yang pernah kontak dengan orang tersebut, dan Ini menjadi sangat penting, baik kepada keluarga maupun kepada masyarakat sekitar agar tidak ada kekhawatiran dan was-was serta tidak terinfeksi dengan virus yang sangat mematikan ini yaitu Covid-19, terangnya.

Kepada warga yang baru datang dari luar daerah apalagi dari zona merah, Haili Yoga, mengimbau agar secara sadar dapat melakukan isolasi mandiri dengan berdiam diri di rumah tanpa melakukan aktivitas diluar rumah selama 14 hari, masyarakat kita harus tertib dan disiplin menjalankan aturan dan imbauan Pemerintah terkait dengan Covid-19 ini dan jangan anggap sepele.

“Saya tegaskan jangan ada dulu keramaian, kenduri, kita meminta untuk sementara waktu ditunda dulu, sampai nanti Covid 19 ini bisa tertangani, harapnya.

“Kepada masyarakat yang tidak tertib terkait wabah ini, aparat kita akan mengambil tidakan dan langkah-langkah selanjutnya, sekali lagi pemerintah meminta masyarakat untuk tertib”, Sekda ini menekankan.

Dengan demikin imbuh Sekda, dengan disiplin, tertib serta mengikuti anjuran pemerintah Insya Allah kita semua akan terbebas dari keterjangkitan atau penyebaran dan sekaligus memutus mata rantai Covid-19, jelas Haili Yoga.

Lanjutnya, kepada semua para aparatur kampung, kita juga memerintahkan untuk bertindak secara tegas dan bijak serta humanis dalam melakukan sosialisasi Covid-19 kepada masyarakat.

“Kepada seluruh aparatur kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Merih, saya instruksikan agar melakukan tindakan tegas bagi yang melanggar, lakukan sesuai SOP yang telah ditetapkan,” tegasnya.

“Para Reje Kampung harus mendata para pendatang dari luar.”Kalau memang dari luar diharuskan memiliki dan membawa surat keterangan sehat yang dikeluarkan otoritas kampungnya, begitu juga sebaliknya, agar bisa juga diterima dikampung lain,” katanya.

Kepada para Camat, Reje Kampung dan jajarannya, betul-betul harus bekerja maksimal, betul-betul antisipasi, proaktif dan penuh dedikasi”, tutup Sekda.

Tampak hadir dalam pelaksanaan rapid test tersebut, Kalak BPBD Abdul Kadir, ST, M.Si, Kadis Kominfo Irmansyah, S.ST, Kadis Syariat Islam Taslim, S.Ag, M.Sos, Kadis Kesehatan Iswahyudi, S.KM, M.Kes, unsur Forkopimcam Bukit tim Puskesmas Simpang Tiga dan PSC 119 Bener Meriah. (REL).

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts