Kejaksaan Aceh Tengah Bidik Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi

0

TAKENGON: Kejaksaan Negeri Aceh Tengah saat ini tengah  “membidik” kasus dugaan korupsi tahun 2016 terhadap pengadaan bibit sapi dengan nilai, Rp 2 Miliar lebih berasal dari dana Otsus.
Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Takengon, Afriadi Asmin, SH mengatakan sejauh ini pihaknya telah masuk ke tahap penyelidikan terhadap pengadaan bibit sapi yang di kelola oleh Dinas Pertanian dan Peternakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Ditegaskan Afriadi, sejauh ini pihaknya tidak ada beban untuk meneruskan kasus ini, begitu juga intervensi dari pihak-pihak “Pekan depan kita sudah memangil kelompok pengadaan sapi tersebut. Kita akan mengumpulkan data dan keterangan dari masyarakat penerima,” sebut Afriadi.

Kejaksaan Negeri Aceh Tengah kata Afriadi berkomitmen akan bekerja sesuai dengan tupoksinya untuk menyelesaikan kasus-kasus yang masuk ke Kejaksaan Aceh Tengah.

“Kami akan bekerja maksimal, sejauh ini ada beberapa kasus yang kami tangani, selain pengadaan bibit sapi, dan kami akan bekerja profesional,” tegas Afriadi yang baru delapan bulan bekerja di daerah berhawa dingin itu.

Kasi Pitsus ini mengajak kalangan Pers di Aceh Tengah juga ikut membantu kejaksaan dalam mengungkap kasus yang sedang berjalan. “Sebagai orang baru di Aceh Tengah, saya mohon dukungan dari kawan-kawan Pers untuk bekerja mengungkap kasus,” ajak Afriadi, (3/8).  

Ia menjelaskan kasus pengadaan bibit sapi dilaporkan oleh LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN) beberapa pekan lalu. Dari laporan PKN tersebut mereka menilai telah terjadi indikasi karupsi terhadap pengadaan bibit sapi.

Sementara itu, Ketua PKN Aceh Tengah, Yasir Arafat mengatakan pihaknya sebelumnya telah mendapatkan laporan dari masyarakat, berdasarkan laporan masyarakat itu selanjutnya mereka tindak lanjuti dan membuat laporan ke pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tengah.

“Kami awalnya mendapatkan laporan dari masyarakat, seterusnya kami cari data-data dan fakta seterusnya melaporkan ke Kejaksaan. Kasus ini akan kami kawal agar benar-benar ditindak lanjuti pihak penegak hukum”terang Yasir.(Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE