Kasus Pembunuhan di Weh Due Terungkap dari Ponsel Pelaku yang Ditemukan Warga

REDELONG : Polres Bener Meriah melalui Kasat Reskrim Iptu Wijaya Yudi saat mengelar Konferensi Pers terkait peristiwa pembunuhan di Kampung Penosan Jaya Weh Due Kecamatan Permata, menerangkan, kasus pembunuhan sadis tersebut terungkap lewat ponsel pelaku yang ditemukan warga, Jum’at (10/5/2019).

Konferensi pers tersebut, digelar di ruang offroom Polres setempat yang dihadiri beberapa wartawan  baik dari wartawan elektronik TV, Cetak dan Online.

Kasat Reskrim menjelaskan  kasus peristiwa pembunuhan yang terjadi di Kampung Penosan Jaya Weh Due pada Rabu 01 Mei 2019, setelah pihaknya memburu tersangka yang terakhir di ketahui adalah MM ( 22 ) yang merupakan warga Kampung Meunasah Barat, Kecamatan Simpang Mumplam Kabupaten Bireuen.

Menurut Iptu Wijaya Yudi, pada hari Minggu 05 Mei 2019 sekira pukul 07.00 wib, dari hasil penyelidikan selama lima hari yang dilakukan tim gabungan dari Sat Reskrim polres Bener Meriah dan tim dari Subdit III Jatanras Polda Aceh yang di Back Up Sat Reskrim Bireuen berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka MM.

Tersangka di bekuk dirumah orang tuanya yang terletak di dusun Tgk. Nyak Cut Kampung Meunasah Barat, Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Dimana pada saat itu korban sedang tidur, dan dari tanggan tersangka disita barang bukti 1 unit Sepeda motor milik korban yang disimpan pelaku di dapur rumah orang tuanya.

Pengungkapan tersangka itu, lanjut Iptu Wijaya berawal dari HP korban yang ditemukan warga kampung Weh Due, dan kemudian pihaknya melakukan kroscek terhadap semua pesan dalam HP itu dan dari situlah kita dapat petunjuk bahwasanya pelaku adalah MM. Terangnya.

Sebelumnya, pada tanggal 01 Mei 2019 sekira pukul 07.30 wib, pihak kepolisian sektor Permata mendapat laporan dari warga Kampung Penosan Jaya Weh Due, bahwasanya masyarakat menemukan mayat di bawah jembatan Kampung tersebut. Mendapatkan laporan tersebut anggota  jaga piket Polsek Permata  langsung menuju tempat penemuan mayat itu.

Benar saja, sesampai di TKP ditemukan satu mayat laki-laki yang hampir telanjang tanpa indetitas dan ditubuh mayat tersebut ditemukan luka mengangga di bagian bahu sebelah kanan, luka di bagian perut yang diduga akibat tusukan benda tajam. dan juga dibagian kepala belakang korban terdapat dua luka. Ujar Kasat Reskrem Bener Meriah itu. ( Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!