Kasus Covid Meningkat, Bupati Shabela Larang ASN Keluar Daerah

  • Whatsapp
Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar. (Foto-Dok Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon; Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Kabupaten Aceh Tengah, dilarang keluar daerah, kecuali ada kepentingan mendesak. Dan harus mendapatkan izin dari bupati.

Hal itu disampaikan Bupati Shabela Abubakar dalam rapat koordinasi “pergantian” nama Gugus Tugas Ke Satgas Covid di Of Room Sekdakab setempat, (1/10). Menurut Shabela kasus wabah corona di Aceh Tengah terus meningkat dalam beberapa pekan ini.

“Untuk setingkat pegawai harus mendapatkan ijin kepala dinas, dan kepala dinas harus ijin dari bupati atau sekda,” ungkap Shabela di hadapan undangan.

Oleh karena itu, masyarakat agar terus meningkatkan kesadaran agar tidak terlalu terbuka dalam berkomunikasi dengan siapapun, terlebih dengan warga yang baru pulang dari luar daerah.

“Hanya kepatuhan yang menghalau warga tidak terkena serangan wabah corona. Curva terjangkit di Aceh Tenegah terus meningkat. Hingga hari ini ada 77 kasus positif, ini harus kiita waspadai,” ajak Shabela Abubakar, sambil mengatakan, pertanggal 10 Oktober 2020 nanti, Insya Allah RS. Datu Beru Sudah memiliki alat PCR/SWAB dan siap beroperasi.

Lain itu disampaikan bupati Shabela, kepada pegawai Perbankan yang selama ini keluar masuk Aceh Tengah, agar selama wabah pandemi ini agar tetap tinggal di Takengon.

“Kita harapkan begitu, pegawai perbankan agar tetap tinggal di Aceh Tengah, agar bersama-sama kita “kawal” pandemi ini tidak menyebar kemana-mana,” harap Bupati Shabela Abubakar. (KG45)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts