Karang Taruna Bener Meriah Bagi Masker di Tiga Kecamatan

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon: Pada hari Megang sekaligus menyambut Bulan suci Ramadhan, Karang Taruna Bener Meriah membagi-bagikan masker kepada masyarakat yang belum menggunakannya di tiga Kecamatan.

Tujuannya adalah salah satu bentuk pencegahan dan antisipasi Covid-19, terutama kepada masyarakat yang sedang berbelanja persiapan Megang dan Ramadhan.

Read More

Pelaksana Harian (Plh) Karang Taruna Bener Meriah, Almanar, pada Kamis (23/4/2020) menyampaikan, kegiatan tersebut fokus di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Bukit, Weh Pesam dan Kecamatan Bandar, yang berlangsung selama satu jam.

“Karena kita melihat tiga kecamatan tersebut merupakan pusat perbelanjaan masyarakat yang paling banyak. Kemudian, kegiatan ini sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pembina umum Karang Taruna Kabupaten yaitu Bapak Bupati,” kata Almanar yang juga merupakan Kepala Dinas Sosial Bener Meriah.

Dalam rapat koordinasi di pendopo Bupati, tambahnya, Bupati Sarkawi mengharapkan agar Karang Taruna dapat membantu pemerintah daerah dalam menangani masalah sosial di daerah dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

“Pak Bupati juga berharap agar kegiatan ini dijalankan dan terkoordinir dengan baik, dengan melibatkan masing-masing camat setempat. Kegiatan ini juga berlangsung pada bulan Ramadhan nanti bahkan karang taruna harus terlibat membantu warga yang membutuhkan bantuan kita,” jelasnya.

Koordinator kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Karang Taruna Bener Meriah, Ihsan. SP. Kepada media ini ia menyebutkan, keterlibatan personil dalam membagikan masker sebanyak 70 orang yang didampingi masing-masing Camat.

“Dalam kegiatan ini Karang Taruna akan di dampingi langsung oleh masing-masing Camat di tiga kecamatan. Masker yang dibagikan kepada masyarakat diperkirakan sekitar 5000 buah, yang diperuntukkan untuk masyarakat yang belum memiliki masker dan diberikan secara gratis,” tandasnya.

Dalam pemenuhan masker karang Taruna Kabupaten Bener Meriah juga telah membuka posko Relawan Covid 19, yang selama ini kegiatannya adalah menjahit masker dengan memberdayakan masyarakat yang mampu menjahit. Dikatakan, hingga hari ini ada sekitar 89 orang sebagai penjahit baik di posko relawan maupun di kampung masing- masing, yang dikoordinir oleh Heri Maswandi.

“Kita masih butuh relawan untuk menjahit guna mempercepat pembuatan masker. Maka siapapun yang ingin membantu penjahitan kami sangat membuka diri agar mendaftarkan ke posko kami, karena kami sudah menyediakan mesin jahit dan kain untuk masker,”jelas Heri. (Jun)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts