Kampus Baru STAIN Gajah Putih Diresmikan, Ini Harapan Bupati Shabela Kepada Menteri Agama RI

TAKENGON: Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar
dalam sambutannya, ketika peresmian gedung kampus baru STAIN Gajah Putih di genting gerbang, kampung Mulya Jadi, yang diresmikan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, selain menyatakan bahwa pemerintah kabupaten Aceh sangat mendukung Tranformasi STAIN Gajah Putih menjadi IAIN Gajah Putih, ia juga memaparkan kondisi terkini keadaan Madrasah dan pasantren di Aceh Tengah.

Kepada Menteri, Bupati Shabela menjelaskan bahwa di Kabupaten Aceh Tengah terdapat 32 Pondok Pasantren atau Dayah, dari jumlah itu sebagian besar kondisinya sangat memprihatinkan, kekurangan ruang belajar serta tidak mempunyai asrama.

Bukan hanya kondisi pasantren yang memprihatinkan, namun juga kondisi Madrasah Swasta yang ada di Aceh Tengah. “Terdapat 40 Madrasah Swasta yang sudah lama berdiri dan sebagian besar berada di daerah-daerah terpencil dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, kami meminta kepada bapak menteri, agar Madrasah-madrasah tersebut diproritaskan dinegerikan”harap Bupati Shabela.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengharapkan penambahan penyuluh agama di Aceh Tengah, kepada penyuluh ini Pemda Aceh Tengah akan memberikan kendaraan operasional dan meminta pihak kementerian agama untuk membantu penambahan kendaraan operasional untuk penyuluh agama itu.

Diakhir sambutanya, kepada Menteri Agama RI, Bupati Shabela juga menyampaikan agar dosen-dosen perintis STAIN Gajah Putih yang telah selesai S2 dan S3 untuk diperhatikan dan tetap menjadi bagian STAIN Gajah Putih. (Arsadi)

SHARE