Kampung Panji Mulia II Gelar Peletakan Batu Pertama Gedung Serba Guna dan TPT

REDELONG: Camat Bukit Serahdin SE, harapkan seluruh kepala desa di wilayah kerjanya agar transparans dan mengedepankan musyawarah dalam pengunaan dana. hal tersebut ia katakan ketika meletakan batu pertama pembangunan Gedung Serba Guna, dan Turap (TPT) serta irigasi di kampung Panji Mulya II Kamis  (3/8).
Dalam acara peletakan batu perdana tersebut, Serahdin memberikan apresiasi kinerja aparatur kampung yang telah melaksanakan pembangunan dan mengadakan acara peletakan batu perdana itu pertanda dimulainya pembangunan di desa.

Dari 40 kampung di kecamatan Bukit kata Sarahdin hanya  Kampung Panji Mulia II yang melaksanakan  acara peletakan batu pertama yang di hadiri oleh masyarakatnya. “ Kita berharap kampung-kampung yang lain dapat mengikutinya dan melakukan musyawarah” ujarnya.

“ Kita berharap, tidak ada kepala kampung atau aparatnya  yang terjerat hukum hanya karna kebijakan dan tidak mengedepankan masyawarah. Masyarakat  harus tau sebelum direncanakan pembangunan dan libatkan masyarakat” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Panji Mulia II, Ansari mengatakan tujuan di adakanya acara peletakan batu pertama tersebut,  untuk bersilaturahmi dengan Camat Bukit, Bambinsya  dan aparat pemerintahan lainnya.

Peletakan batu pertama tersebut sendiri adalah tanda dimulainya dimulainya pelaksanaan pembangun tiga pekerjaan di desanya yang sudah berdasarkan musyawarah dengan masyarakat dan melalui musrembang desa setempat.

Ia berharap, masyarakatanya dapat menikmati dan memanfaatkan bangunan yang di bangun tersebut untuk kepentingan bersama. “ Selama ini kami belum memiliki gedung serba guna dan bangunan ini nantinya dapat digunakan untuk penyimpanan aset desa dan keperluan lainya” Kata Ansari.

Dijelaskannya, bangunan serba guna tersebut akan di bangun bertingkat dengan anggaran sebesar Rp 379.502.000 untuk volume pekerjaan 160 m2  dan pembangunan Turap (TPT) sepanjang 70 meter yang menyerap anggaran desa Rp 113.450.000 sedangkan untuk saluran Dreinse sepanjang 165 meter sebesar Rp 41.028.000, dalam pelaksanaannya pekerjaan dilakukan secara swakelola. (Uri).

Komentar Anda
SHARE